1 DINAMIKA HUBUNGAN BILATERAL INDONESIA-CHINA (TIONGKOK) PADA ERA PEMERINTAHAN PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (2004-2013) Nahdia Rachmayanti Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Email : naomi.rachmayanti@yahoo.com ABSTRAK Indonesia dan China memiliki hubungan erat yang dibangun melalui interaksi kedua bangsa sejak sebelum masehi. Di era modern, pasca kemerdekaan Indonesia hubungan tersebut meningkat pada level bilateral. Namun permasalahan diantara keduanya tak dapat terhidarkan saat terjadi peristiwa G30s/PKI di Indonesia, yang kemudian berakhir dengan pembekuan hubungan. Namun seiring dengan kemajuan China, pergantian kepemimpinan di Indonesia serta adanya kepentingan Indonesia pada faktor ekonomi maka hubungan kedua negara semakin mengalami perkembangan. Sisi menarik kajian ini khususnya pada era presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pasca penandatangan deklarasi kemitraan strategis pesatnya hubungan bilateral kedua negara ditandai dengan semakin terbukanya jalan kerjasama kedua negara di berbagai bidang. Meskipun demikian pasang surut hubungan juga tetap menjadi masalah yang mewarnai kedua negara. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah tentang bagaimanakah dinamika hubungan bilateral antara Indonesia dan China (Tiongkok) pada era pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kurun waktu 2004-2013). Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, peneliti menggunakan konsep hubungan bilateral. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi melalui studi literatur yang diperoleh dari buku, jurnal, internet, maupun diskusi dengan dosen pembimbing yang berkaitan dengan tema yang diteliti. Hasil penelitian ini adalah dinamika hubungan bilateral Indonesia dan China yang telah berlangsung sejak era tahun 1950an hingga peresmian kemitraan strategis di tahun 2005, berjalan secara dinamis. Fokus penelitian pada dua periode pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, telah menunjukkan kemajuan ke arah positif hingga pada tahun 2013. Hal tersebut terbukti pada semakin banyaknya kerjasama di berbagai bidang, seperti bidang ekonomi, teknologi antariksa, budaya dan pariwisata hingga keamanan dan pertahanan. Berbagai permasalahan juga masih ada di tengah keeratan hubungan Indonesia dan China, namun hal itu tidak sampai menjadi penghalang maupun berpotensi negatif bagi kedua negara. Kata Kunci: Hubungan Bilateral, Indonesia, China (Tiongkok), Susilo Bambang Yudhoyono, Kemitraan Strategis 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sejarah panjang dibalik hubungan Indonesia dan China (Tiongkok) termasuk adanya interaksi antara leluhur bangsa Indonesia dan bangsa China dapat ditelusuri sejak abad sebelum masehi. Keeratan hubungan kedua negara diketahui melalui kedatangan etnis China di Indonesia pertama kalinya yang dapat dibuktikan pula dengan adanya peninggalan benda-benda bersejarah dari kerajaan-kerajaan kuno Indonesia di masa lampau dimana telah memiliki kaitan yang erat dengan etnis China, seperti kerajaan Sriwijaya, Airlangga, dan