1 MAKNA PERNIKAHAN PADA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Wahyu Trihantoro (wtrihantoro@gmail.com) Lusi Asa Akhrani Intan Rahmawati Universitas Brawijaya Malang ABSTRACT The purpose of this study was how the meaning of marriage for women victims of domestic violence. Literature review in this study include perception of marriage concept and the other concept that related with the meaning of marriage concept. This study was phenomenological approach and coding as tehnique of data analysis. There are five Informants of this study and all of them are women victims of domestic violence. The results was how the marriage women victims of violence interprets their marriage. The five subject interpreted marriage different from each others. ID interpreted marriage as something bleak, II as something unmeaning, DW as something empty, silent, and suffer, RR as something bleak. Meanwhile, SR interpreted marriage as sacred institution. Keyword : meaning of marriage, domestic violence. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana makna pernikahan pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan teori persepsi terhadap pernikahan dan teori tentang hal-hal yang berkaitan dengan makna pernikahan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi dan teknik analisis data menggunakan coding. Subjek penelitian berjumlah lima orang, subjek adalah perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan tetap bertahan dalam pernikahannya. Hasil penelitian dapat diketahui bagaimana perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga memaknai pernikahannya. Subjek ID memaknai pernikahan sebagai hal yang suram, sedangkan Subjek II menganggap pernikahan tidak berarti bagi dirinya. Subjek DW memaknai pernikahan sebagai sesuatu yang hampa, sunyi dan menderita. Subjek RR memaknai pernikahan sebagi sesuatu yang hampa. Berbeda dengan subjek lain SR memaknai pernikahan sebagai lembaga yang sakral. Kata kunci: makna pernikahan, kekerasan dalam rumah tangga