ISBN No. 978-979-18342-0-9 C - 1 PENGARUH GRADASI BUTIRAN BATU PECAH TERHADAP KEKUATAN BETON Safrin Zuraidah Hardi Wirat no ABSTRAK Gradasi but iran at au dist ribusi ukuran agregat yang merupakan bahan pengisi bet on harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku. Agregat kasar harus keras, bersih dari unsur organik,bebas dari sif at penyerapan secara kimia dan bergradasi sedemiki an rupa sehingga masa bet on dapat berf ungsi sebagai bet on yang ut uh, homogen dan rapat . Penel it ian ini bert uj uan unt uk menget ahui seberapa besar pengaruh gradasi but iran bat u pecah t erhadap kekuat an bet on. Dalam pembuat an benda uj i bet on, komposisi campuran mengacu pada gradasi butiran bat u pecahnya dengan ukuran but iran masing-masing 5-10 mm, 10-20 mm, 20-30 mm dan kombinasi dari ketiga bat u pecah t ersebut . Dari hasil uj i kuat t ekan hancur bet on didapat campuran bet on dengan menggunakan bat u pecah 5-10 mm memiliki kuat tekan 322,5 kg/ cm 2 , pada bat u pecah 10-20 mm kuat t ekannya sebesar 334 kg/ cm 2 , pada bat u pecah 20-30 mm kuat tekannya 368 kg/ cm 2 dan kuat t ekan pada bat u pecah gabungan sebesar 390, 5 kg/ cm 2 . Dari hasil uj i kuat t ekan yang dikonversikan ke umur 28 hari mengalami peningkat an, dimana pada umur 7 hari sebesar 43 % , pada umur 14 hari naik 13 %dan pada umur 21 hari naik sebesar 5,1 % . Dapat disimpulkan bahwa pemakaian batu pecah bergradasi butiran gabungan (het erogen) menghasilkan nilai kuat tekan beton yang maksimal dibandingkan dengan bet on yang menggunakan bat u pecah bergradasi but iran 5-10 mm saj a, 10-20 mm saj a at au 20-30 mm saj a (homogen). Kata kunci : Gradasi , but ir an, agregat , komposisi , bat u pecah, kuat t ekan. I. Pendahuluan Berbagai usaha telah dilakukan unt uk meningkat kan per f or mance bet on guna mendapatkan beton yang kuat dan workable, yaitu bet on yang dapat memenuhi kekuat an yang diinginkan, kebut uhan semen seminim mungkin, mudah pengerj aannya . Pada prinsipnya dalam mendisai n campuran bet on adalah bagaimana mengukur secara t epat gradasi kurva gabungan dari agregat halus dan kasar, sert a pemakaian semen dan air unt uk menghasil kan bet on yang mempunyai kuat t ekan tertentu. Bi asanya dengan memperhatikan faktor yang mempengaruhi workabilitas bet on diant aranya j umlah air pada beton, dan nilai slump, serta dapat digunakan zat aditif bila diperlukan. But iran bat u pecah yang berbeda- beda dapat mempengaruhi kuat t ekan beton yang akan di rencanakan. Sel ai n i t u j uga harus bergradasi sedemikian rupa sehi ngga masa bet on dapat berf ungsi sebagai bet on yang ut uh dan padat, dimana agregat yang but irannya kecil sebagai pengisi cel ah yang ada diant ara agregat yang but irannya besar. Sifat ini mempunyai pengaruh t erhadap perilaku dari bet on t erhadap kekuat an bet on yang sudah mengeras. II. Tinjauan Pustaka Bet on merupakan campuran ant ara agregat kasar, agregat halus, air dan semen sebagai pengikat dan pengisi antara agregat kasar dan halus, sert a kadang-kadang ditambahkan pula admi xt ur e bila diperlukan sehingga membent uk masa padat . Gradasi at au dist ri busi agregat yang merupakan bahan pengisi beton harus memenuhi ket ent uan-ket ent uan yang berl aku. Agregat kasar harus keras, bersih dari unsur