Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SNASTIKOM 2012) ISBN 978‐602‐19837‐0‐6 Nekworking dan Robotics 5-1 Pengujian Performansi Jaringan Testbed MPLS-VPN Pada Laboratorium Jaringan Komputer Rizal Munadi, Fardian, Taufiq Wireless and Network Research Group (Winner) Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Email: {rizal.munadi, fardian.samidan, taufiq.05} @elektro-unsyiah.net Abstrak Multi Protocol Label Switching (MPLS) meupakan teknologi jaringan computer yang memanfaatkan mekanisme label swapping di layer dua dengan routing di layer tiga untuk meningkatkan performansi transmisi paket data. MPLS-VPN merupakan penggabungan teknologi MPLS dengan Virtual Private Network (VPN) yang bertujuan untuk memberikan keamanan yang lebih baik pada jaringan MPLS. Untuk menvalidasi performansi jaringan MPLS-VPN tersebut, dibangun jaringan testbed pada Laboratorium Jaringan Komputer Teknik Elektro Universitas Syiah Kuala. Parameter performansi yang diuji meliputi delay, throughput, dan jitter. Hasil pengujian diketahui bahwa delay dan jitter pada jaringan MPLS-VPN lebih besar dibandingkan dengan jaringan MPLS. Hasil lain menunjukkan bahwa throughput pada jaringan MPLS-VPN lebih kecil dibandingkan dengan MPLS, hal ini karena adanya pengaruh proses enkripsi dan autentikasi yang terjadi pada jaringan MPLS-VPN. Dari sisi keamanan, dengan melakukan pengujian sniffing didapati bahwa jaringan MPLS-VPN lebih baik dibandingkan dengan jaringan MPLS. Kata kunci : MPLS, VPN, jaringan, label, performansi. 1. Latar belakang Dewasa ini, perkembangan teknologi informasi dan jaringan komputer telah memberikan dampak yang sangat signifikan bagi efisiensi pekerjaan manusia modern. Penggunaan yang meluas tidak saja meliputi perkantoran yang telah menerapkan sistem jaringan komputer yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pekerjaan namun juga pada lain seperti bidang jasa, pendidikan dan lainnya. Salah satu penggunaan teknologi jaringan komputer adalah untuk melakukan proses transfer data untuk kelancaran proses kerja dan mempersingkat waktu perkerjaan. Dengan jaringan komputer ini, maka pekerjaan dapat dilakukan dimana saja sepanjang sistem terkoneksi dengan jaringan. Tingginya intensitas pemakaian dan kebutuhan yang diperlukan untuk melakukan proses transfer data yang cepat dan handal dapat menjadi masalah dalam jaringan komputer. Kerap kali proses transfer dan mendapatkan data menjadi lebih lambat dan membutuhkan waktu yang lama sehingga menjadi suatu tantangan yang harus dipecahkan. Selain itu, masalah keamanan pada jaringan komputer juga merupakan isu penting yang perlu untuk diperhatikan. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan pada jaringan komputer untuk mengatasi hal tersebut adalah teknologi MPLS. Konsep dasar teknologi ini adalah pemberian label yang tidak terikat (independent) dan unik. Label ini ditambahkan pada setiap paket data dan digunakan untuk proses pengalihan (switching) dan perutean paket melalui jaringan[1]. Penggunaan MPLS yang meneruskan paket dalam bentuk label dapat membantu mempercepat pengirimanan paket pada jaringan komputer dengan memanfaatkan layer 2 (switching) dan layer 3 (routing) [2]. MPLS mengurangi pengolahan jumlah per paket yang diperlukan pada setiap router dalam jaringan berbasis IP, bahkan dapat lebih meningkatkan kinerja router. Selain itu, MPLS memberikan kemampuan baru yang signifikan yaitu: dukungan QoS, rekayasa lalu lintas, penggunaan VPN, dan dukungan multiprotokol [3]. Penggunaan akses melalui media publik, kerentanan terhadap kemungkinan penyusupan akan selalu ada. Untuk itu, penggunaan teknologi sesuai menjadi perhatian terhadap masalah keamanan agar traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site. Untuk meningkatkan utilisasi dan keamanan jaringan di dalam jaringan MPLS, maka dapat digunakan teknologi VPN. Pada VPN tersedia dua teknologi utama yaitu tunnel dan enkripsi, sehingga data yang