ANALISIS KARAKTERISTIK AKUIFER BERDASARKAN PENDUGAAN GEOLISTRIK DI PESISIR KABUPATEN CILACAP JAWA TENGAH Setyawan Purnama 1 , Erik Febriarta 2 , Ahmad Cahyadi 3 , Nurul Khakhim 4 , Lili Ismangil 5 dan Hari Prihatno 6 Abstrak : Airtanah merupakan sumberdaya potensial untuk memenuhi kebutuhan air manusia. Keberadaanya di alam berbeda-beda menurut ruang dan waktu. Keberadaan airtanah sangat terkait dengan karakteristik akuifer di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik akuifer. Peneiltian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik akuifer yangmeliputi jenis material dan ketebalan akuifer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode geolistrik dengan konfigurasi Schlumberger. Hasil analisis menunjukkan bahwa akuifer potensial terdapat pada titik A,C,D dan E. Titik-titik tersebut memiliki material akuifer berupa pasir sampai dengan krakal dengan ketebalan lebih dari 70 meter. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa material pada titik B,F,G,H dan I. didominasi oleh material lempung dan lanau dengan kedalaman lebih dari 70 meter. Hal ini menunjukkan bahwa pada titik-titik tersebut merupakan lokasi dengan potensi airtanah yang kecil. Kata Kunci: Airtanah, Akuifer, Cilacap, Geolistrik, Pesisir PENDAHULUAN Air merupakan kebutuhan pokok setiap makhluk hidup, tidak terkecuali manusia. Keberadaan sumberdaya air di suatu wilayah sangat mempengaruhi kondisi ekosistem termasuk ekosistem yang dibuat manusia. Salah satu sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air manusia adalah airtanah. Keberadaan airtanah merupakan cadangan air tawar terbesar di muka bumi setelah air tawar yang berbentuk es di kutub (Wanielesta dkk., 1977). Namun demikian, air tawar yang berada di kutub belum banyak di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air manusia. Airtanah memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan sumber air yang lain. Beberapa kelebihan tersebut diantaranya berupa kualitas airtanah 155 JURNAL GEOGRAFI, VOLUME 11 NOMOR 22,DESEMBER 2013 : 155 –165 1,3,5 Jurusan Geografi Lingkungan, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta 2,3 Magister Perencanaan Pengelolaan Pesisir dan Daerah Aliran Sungai (MPPDAS) Fak. Geografi UGM 4 Pusat Sumberdaya dan Teknologi Kelautan UGM 6 Pusat Penelitian Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir (P3SDLP) Kementerian Kelautan dan Perikanan