Pengertian Teknologi Tepat Guna Apakah yang dimaksud dengan teknologi tepat guna (TTG)? Istilah teknologi tepat guna (TTG) seringkali muncul diberbagai media dewasa ini. Biasanya istilah teknologi tepat guna selalu dikaitkan dnegan dengan pemberdayaan masyarakat tertinggal, teknologi untuk si miskin, teknologi “jadul”, “murahan”, skalanya kecil, dsb. Sudah tepatkah istilah teknologi tepat guna (TTG) seperti di atas? Apa sebenarnya yang dimaksud teknologi tepat guna, apa cakupan teknologi tepat guna, dan seberapa penting teknologi tepat guna untuk dikembangkan di Indonesia? Kali ini Saya akan mendiskusikan apa yang dimaksud dengan teknologi tepat guna (TTG) dengan dari berbagai sudut pandang. Saya akan memulai dari sejarah munculnya istilah teknologi tepat guna (TTG). Sejarah Teknologi Tepat Guna (TTG) Ide mengenai Teknologi Tepat Guna (TTG) pada awalnya diusulkan oleh Dr. E.F. Schumacher. Beliau merupakan seorang ahli ekonomi berkebangsaan Inggris. Pemikiranya mengenai ide awal teknologi tepat guna (TTG) dituangkan dalam bukunya yang sangat inspiratif berjudul “Small is Beautiful” yang diterbitkan tahun 1973. Dr. Schumacher diangkat menjadi Dewan Penasihat Batubara Inggris (British Coal Board Advisor) dan penasihat pemerintah untuk Burma –sekarang Myanmar- dan selanjutnya untuk India. Pemikiranya mengenai konsep teknologi tepat guna juga mempengaruhi pemikiran PM pertama India Jawaharlah Nehru. Pada tahun 1961 PM Nehru mengundang Dr. Schumacher pada sebuah komisi perencanaan pembangunan di India, kemudian Dr. Schumacher mengusulkan “intermediate technology” pada komisi tersebut namun tidak ambil bagian pada komisi tersebut. Pada tahun 1966, Dr. Schumacher mendirikan organisasi nirlaba dengan nama Intermediate Technology Development Group (ITDG). Pendekatan mengenai pengembangan teknologi mendapat perhatian yang cukup luas pada tahun 1960-an dan dikenal sebagai gerakan sosial selama krisis energi dunia pada tahun 1970-an dan sekaligus dikenal sebagai gerakan lingkungan. Konsep teknologi yang ditawarkan Dr. Schumacher yang dulunya dinamakan “intermediate technology” kemudian dikenal saat ini dikenal sebagai teknologi tepat guna. Meskipun masih banyak perdebatan mengenai konsep teknologi tepat guna, saat ini diakui bahwa secara umum teknologi yang dimaksud adalah teknologi yang diimplementasikan pada skala kecil, desentrasisai, padar karya, ramah lingkungan, dan memperhatikan kearifan lokal. Saat ini ITDG (Intermediate Technology Development Group) masih ada dan bertujuan untuk “memperlihatkan dan mengadvokasi pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi untuk mengurangi kemiskinan di negara-negara berkembang” Pengertian Teknologi Tepat Guna