222 PENGARUH INFRASTRUKTUR PADA PERTUMBUHAN EKONOMI WILAYAH DI INDONESIA Rindang Bangun Prasetyo 1 dan Muhammad Firdaus 2 1 Badan Pusat Statistik, Sulawesi Tengah 2 Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor Artikel diterima Januari 2009 Artikel disetujui untuk dipublikasikan Mei 2009 ABSTRACT Infrastructure development is believed as to be an economic development accelerator. This study aims to analyze the impact of infrastructure on regional economic growth in Indonesia using panel data methods. The model is built based on the Cobb-Douglas production function. By using the infrastructure data of 26 provinces using the fixed effects method of panel data, the results obtained show that economic growth is influenced by infrastructure, such as the provision of electricity, paved roads and clean water. In addition, production activities in Indonesia are still categorized as labor- intensive, this is shown by the fact that the elasticity of labor is greater than the elasticity of capital. Electricity has the greatest impact on economic growth, followed by paved road and clean water. Keywords: Cobb-Douglas, infrastructure, panel data, regional economic development 1. Pendahuluan Pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peran pemerintah sebagai mobilisator pembangunan sangat strategis dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi negaranya. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator untuk melihat hasil pembangunan yang telah dilakukan dan juga berguna untuk menentukan arah pembangunan di masa yang akan datang. Pertumbuhan ekonomi yang positif menunjukkan adanya peningkatan perekonomian sebaliknya pertumbuhan ekonomi yang negatif menunjukkan adanya penurunan. Simon Kuznets menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh akumulasi modal (investasi pada tanah, peralatan, prasarana dan sarana dan sumber daya manusia), sumber daya alam, sumber daya munusia (human resources) baik jumlah maupun