FAKTOR KEPATUHAN DIET PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Bertalina 1) Dewi Sri Sumardilah 2) 1) Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang e_mail : bertalina@yahoo.com Abstract : Factors Compliance Diet of Patients Chronic Renal Failure which Undergoing Hemodialysis. Kidney disease is one cause of death in Indonesia, where the number of patients continues to grow. The purpose of research to determine the factors associated with adherence to the diet of patients with chronic renal failure (CRF) undergoing hemodialysis at the RSUD Abdul Moeloek Province Lampung. The study used a cross-sectional population of CRF patients undergoing hemodialysis in Haemodialysis of space with the number of respondents (sample) as many as 71 people. Data collection using questionnaires and interviews, and then processed statistically (univariate and bivariate). Bivariate analysis using Chi Square test and logistic regression for the most dominant variable. Results showed respondents abiding by 49.3%. Bivariate results obtained variables related to dietary compliance is knowledge, attitude and family support. Multivariate results showed that the most dominant variable is the knowledge (pv = 0.003 and OR = 5938) after controlling the variables attitude and family support. Key Words: diet, interaction with health workers, family support Abstrak : Faktor Kepatuhan Diet Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. Penyakit ginjal merupakan salah satu penyebab kematian di Indonesia, dimana jumlah penderita terus bertambah. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa di RSUD. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan populasi pasien GGK yang menjalani hemodialisa di Ruang Hemodialisa dengan jumlah responden (sampel) sebanyak 71 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara langsung dan kemudian diolah secara statistik (univariat dan bivariat). Analisis bivariat menggunakan Chi Square serta untuk melihat variabel yang paling dominant digunakan uji Regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan responden yang patuh sebesar 49.3%. Hasil bivariat didapat variabel yang berhubungan dengan kepatuhan diet adalah pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga. Hasil multivariat menunjukkan variabel yang paling dominan adalah pengetahuan (pv=0,003 dan OR = 5.938) setelah dikontrol dengan variabel sikap dan dukungan keluarga. Kata Kunci : diet, interaksi dengan petugas kesehatan, dukungan keluarga Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, bahwa setiap kegiatan dalam upaya untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dilaksanakan berdasarkan prinsip non diskriminatif, partisipasi dan berkelanjutan dalam rangka pembentukan sumber daya manusia Indonesia, serta peningkatan ketahanan dan daya saing bangsa bagi pembangunan nasional, setiap hal yang menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan pada masyarakat Indonesia akan menimbulkan kerugian ekonomi yang besar bagi Negara, dan setiap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat juga berarti investasi bagi pembangunan harus dilandasi dengan wawasan kesehatan masyarakat dan merupakan tanggung jawab semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat (UU Kesehatan No 36, 2009). Meningkatnya angka kegemukan, diabetes dan tekanan darah tinggi sangat mempengaruhi peningkatan risiko gagal ginjal. Angka kejadian gagal ginjal di dunia secara global lebih dari 500 juta orang dan yang harus menjalani hidup dengan bergantung pada cuci darah (hemodialisis) 1,5 juta orang. Prevalensi di Amerika Serikat yang terkena gagal