35 PENGARUH BAGI HASIL TABUNGAN DAN PEMBIAYAAN TERHADAP JUMLAH NASABAH BARU BANK MUAMALAT INDONESIA Imran Syafei M. Nur Dosen Pada Program Studi Manajemen Universitas YAPIS Papua ABSTRAK Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bagi hasil tabungan ,pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah dan pembiayaan murabahah terhadap jumlah nasabah baru. Berdasarkan hasil analisis bahwa bagi hasil tabungan, pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah nasabah baru, Sedangkan pembiayaan murabahah menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap meningkatnya jumlah nasabah baru pada Bank Muamalat Indonesia Jayapura. Kata Kunci : Pembiayaan Mudharabah, Pembiayaan Musyarakah, Pembiayaan Murabahah, Nisbah, Bagi hasil Tabungan, Akad PENDAHULUAN Dengan disahkannya Undang- Undang Nomor 21 Tahun 2008, bank syari’ah telah mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk menyelenggarakan kegiatan usahanya. Selain itu undang-undang tersebut memberikan arahan bagi bank konvensional untuk membuka cabang syari’ah atau bahkan mengkonversi diri secara total menjadi bank syari’ah. Kebutuhan masyarakat Indonesia akan jasa-jasa perbankan syariah yang semakin meningkat menjadi landasan terbitnya Undang- Undang Nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Bank dengan prinsip syariah didirikan dengan tujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan penerapan prinsip-prinsip islam, syariah dan tradisinya ke dalam transaksi keuangan dan perbankan serta bisnis lain yang terkait. Prinsip utama yang diikuti oleh bank islami itu adalah : Larangan riba dalam berbagai bentuk transaksi; Melakukan kegiatan usaha dan perdagangan berdasarkan perolehan keuntungan yang sah; Memberikan zakat. (Zainul Arifin, 2007, hal 3) PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk didirikan pada tanggal 01 November 1991 dan memulai kegiatan operasinya pada tanggal 01 Mei 1992. Sedangkan Bank Muamalat Indonesia Jayapura didirikan pada tanggal 10 Oktober 2006 masehi atau 17 Ramadhan 1427 Hijriah. Dengan nilai aset Bank Muamalat Indonesia Jayapura yang pada Tahun 2009 mencapai Rp209 miliar atau naik 53,3 persen sejak 2008 (Sumber : Bank Muamalat Indonesia Jayapura). Bank Muamalat Indonesia Jayapura telah menawarkan hampir semua jenis produk dan layanan perbankan, baik berupa Produk Funding antara lain Tabungan Wadiah, Tabungan Mudharabah dan Pembiayaan berupa Pembiayaan Mudharabah, musyarakah, Murabahah, Istishna, salam maupun jasa-jasa lainnya. Namun hingga saat ini belum diperoleh data yang memberikan gambaran seberapa besar Pengaruh bagi hasil tabungan dan penyaluran dana yang dilakukan oleh Bank Muamalat Indonesia terhadap perkembangan jumlah nasabah di Papua yang menjadi sasaran utama produk perbankan Bank Muamalat Indonesia tersebut, yang memang memilih Bank Syariah karena menganggap bagi hasil itu menguntungkan, mengingat banyaknya nasabah dari Bank Syariah tesebut yang tidak berbank tunggal. RUMUSAN MASALAH 1. Apakah bagi hasil tabungan mudharabah berpengaruh terhadap jumlah nasabah baru pada Bank Muamalat Indonesia Jayapura ? 2. Apakah Pembiayaan dengan skema Mudharabah berpengaruh terhadap jumlah nasabah baru pada Bank Muamalat Indonesia Jayapura ? 3. Apakah Pembiayaan dengan skema Musyarakah berpengaruh terhadap jumlah nasabah baru pada Bank Muamalat Indonesia Jayapura ? 4. Apakah Pembiayaan dengan skema Murabahah berpengaruh terhadap jumlah nasabah baru pada Bank Muamalat Indonesia Jayapura ? TUJUAN PENELITIAN Adapun tujuan yang ingin dicapai penulis dalam penelitian ini adalah :