Proceeding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin XIII (SNTTM XIII) Depok, 15 16 Oktober 2014 Studi Eksperimen Konveksi Bebas Aliran Unsteady Pada Permukaan Atas Plat Miring Vertikal Non-Isotermal Menggunkan Interferometer Differensial Aldo Tri Oktamettio 1,a * dan Jooned Hendrarsakti 1,b 1 Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia a aldotrioktamettio@gmail.com , b jooned@ftmd.itb.ac.id Abstrak Penelitian ini memfokuskan pengujian pada permukaan atas plat panas miring vertikal, dimana arus gaya apung (bouyancy-driven flows) pada bagian tersebut tidak stabil (Unsteady). Pengujian ini menggunakan teknik interferometrik differensial. Pengujian ini menggunakan benda uji berupa aluminium foil nilvar tipis dengan lebar 1,5 in (38,1 mm) dan tebal 0,001 in (0,0254 mm). Plat uji diregangkan pada cangkang ebonit dan menghasilkan permukaan vertikal dengan tinggi 23,2 cm. Posisi pengujian frinji lokal dilakukan pada jarak 2 mm sampai dengan jarak 95 mm dari ujung plat vertikal dengan kenaikan jarak sebesar 5 mm. Kemiringan sudut pengujian dari arah vertikal yaitu 11 0 dan 16 0 . Pada setiap pengujian diberikan tiga perubahan daya yaitu 7,25 Watt, 12,25 Watt, dan 22,05 Watt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persebaran nilai koefisien konveksi bebas lokal dan dan memetakan pola alirannya, serta mengetahui pengaruhnya terhadap perubahan kemiringan dan kenaikan daya. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa nilai koefi sien konveksi semakin menurun dengan semakin jauhnya posisi frinji lokal dari ujung bawah plat benda uji, tetapi pada posisi tertentu nilai koefisien konveksinya kembali naik, dan kemudian turun kembali, yang menunjukkan pola aliran yang tidak stabil terjadi pada permukaan atas plat panas miring vertikal. Hasil pemetaan pola aliran tidak stabil pada permukaan atas plat menunjukkan bahwa semakin tinggi daya yang diberikan , maka semakin sedikit perubahan pola yang terjadi, dan semakin besar kemiringan pada plat benda uji, maka semakin besar kenaikan nilai koefisien konveksi pada posisi perubahan pola. Kata kunci : perpindahan panas, konveksi bebas, interferometer differensial Pendahuluan Pengukuran koefisien konveksi dengan menggunakan metoda interferometrik dilakukan untuk menentukan korelasi umum dalam perhitungan perpindahan panas serta pengaruhnya pada berbagai geometri terhadap laju perpindahan panas. Refernesi [1,2,3,4,5] telah banyak mengembangkan metode interferometer untuk menentukan korelasi umum dalam perpindahan panas konveksi Saat ini, penelitian-penelitian yang dilakukan terhadap perpindahan panas konveksi bebas hanya berfokus pada bagian bawah plat panas atau bagian atas plat dingin, dimana lapisan batas pada bagian tersebut steady. Pada penelitian ini akan memfokuskan pada permukaan atas dari plat pans miring vertikal, dimana diharapkan koefisien konveksi bebas pada aliran unsteady di pemrukaan atas pelat panas miring vertikal tersebut dapat dipetakan dan diketahui pola perubahannya, sehingga bisa dihasilkan suatu korelasi dan dapat mengetahui pada titik mana dari ujung pelat aliran unsteady mulai terjadi.. Pengujian ini akan dilakukan pada dua kemiringan, yaitu 10 o dan 16 o , dan 3 kali peningkatan arus, yaitu 7,25 Watt, 12,25 Watt, dan 22,05 Watt. Pengambilan pada kemiringan yang berbeda dan daya yang berbeda ini bertujuan untuk melihat pengaruh kemiringan dan perubahan daya terhadap perubahan nilai koefisien konveksi dan perubahan pola aliran unsteady yang terjadi pada permukaan atas plat. Perpindahan Panas Konveksi Bebas Perpindahan panas konveksi bebas adalah energi yang berpindah dalam bentuk panas