Laporan Praktikum Genetika PENGAMATAN KARIOTIPE, BARR BODY, DAN DRUMSTICK Anggit Febiriyanti*, A. J. Jamaluddin, A. R Talogo, A. A. Dori, H. D. Prasetiyo, M. Nurfadilah, M. R. Al- Rizal, M. K. Faozi, R. Agassi , R. N. Sari, R. Luthfikasari, W. Tafroji Universitas Indonesia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Departemen Biologi Maret 2014 Abstrak Kariotipe merupakan gambaran dari kromosom suatu sel dengan berbagai struktur dari masing-masing kromosom. Kariotipe dapat digunakan untuk mengidentifikasi berbagai kelainan kromosom. Kromosom ekstra, hilang atau tidak normal dapat menjelaskan masalah pada pertumbuhan dan perkembangan. Telah dilakukan praktikum pengamatan terhadap kariotipe, barr body, dan drumstick. Hasil praktikum kariotipe ditemukan bahwa terdapat kromosom normal dan abnormal. Pada kromosom normal, struktur dan jumlah kromosom lengkap berjenis kelamin laki- laki, memiliki 22 pasang kromosom autosom dan kromosom X dan Y. Pada abnormal kromosom, ditemukan sindrom jacob dengan strukrur kromosom berlebih pada kromosom Y dan adanya ketidak normalan bentuk. Pada hasil pengamatan barr body tidak ditemukan. Namun, struktur dari barr body itu sendiri berbentuk bulat kecil yang terletak pada tepi sel epitel mukosa rongga mulut. Sedangkan hasil pengamatan drumstick ditemukan struktur seperti gendang yang terletak pada inti sel darah putih. Kata kunci: Barr Body, Drumstick, kariotipe, kelainan kromosom. 1. Pendahuluan Kromosom merupakan struktur dalam inti sel yang terdiri dari DNA dan terikat dengan protein histon. Kromosom selalu berpasangan, yang diwarisi dari ibu (sel telur) dan yang lainnya dari ayah (sperma). Jadi, sel- sel somatik normal membawa dua versi gen (alela) yang biasanya sedikit berbeda dan disebut diploid, sedangkan sel germinal disebut haploid. Pada manusia normal mengandung 46 kromosom yaitu 22 pasang autosom dan 2 kromosom seks. (Kamus kesehatan 2013:1) *) Kelompok 3B 1