Lokakarya Nasional Inovasi Teknologi Pengembangan Ayam Lokal 138 KEBUTUHAN PAKAN AYAM KAMPUNG PADA RERIODE PERTUMBUHAN HETI RESNAWATI dan IDA A.K. BINTANG Balai Penelitian Ternak P.O. Box 221, Bogor 16002 ABSTRAK Pemeliharaan ayam kampung secara intensif bertujuan untuk meningkatkan produksi daging maupun telurnya. Pakan merupakan faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan. Oleh karena itu pakan yang diberikan harus memenuhi persyaratan kebutuhan secara kuantitas dan kualitas. Patokan kebutuhan zat-zat nutrisi untuk pakan ayam kampung masih belum tersedia secara optimal, sehingga penyusunan formula pakan dan cara pemberiannya sangat bervariasi. Pemberian pakan komersial ayam ras pedaging atau petelur dalam perbandingan tertentu dapat meningkatkan pertumbuhan. Respon ayam kampung terhadap pakan yang berkualitas tinggi dengan memanfaatkan bahan pakan lokal menunjukkan penampilan yang baik. Imbangan protein, asam amino lisin dan energi metabolis dalam ransum dapat mempengaruhi pertumbuhan. Kebutuhan lisin ayam kampung cenderung lebih rendah dibandingkan kebutuhan ayam ras pedaging, tapi sebaliknya justru lebih tinggi dari pada kebutuhan ayam ras petelur. Program penelitian yang berkesinambungan dan terarah diharapkan dapat membuat patokan kebutuhan zat-zat nutrisi yang tepat untuk menunjang pengembangan ayam kampung. Kata kunci: Ayam kampung, kebutuhan pakan, pertumbuhan PENDAHULUAN Peranan ayam kampung sebagai penyedia daging dan telur untuk memenuhi konsumsi protein hewani sangat berarti terutama bagi masyarakat perdesaan. Kontribusi ayam kampung terhadap produksi daging unggas cukup tinggi (DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN, 1998). Besarnya permintaan akan produk ayam kampung baik dalam bentuk daging maupun telur belum mampu dipenuhi oleh peternak ayam kampung terutama bila permintaan dalam jumlah besar dan kontinu. Untuk mengatasi masalah ini perlu dicari berbagai alternatif untuk meningkatkan produktivitas ayam buras. Peningkatan produktivitas ayam kampung dapat dilakukan melalui perbaikan kuantitas dan kualitas pakan yang diberikan dengan sistem pemeliharaan intensif. Pakan berkualitas harus mengandung zat-zat nutrisi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan umur dan tujuan pemeliharaan. Pakan yang sempurna dengan kandungan zat-zat nutrisi yang seimbang akan memberikan hasil yang optimal. Zat-zat nutrisi yang diperlukan selain kandungan protein dan energi adalah asam amino karena defisiensi asam amino menyebabkan pertumbuhan badan lambat dan terganggunya pertumbuhan bulu. Konsep penyusunan pakan ayam didasarkan pada keseimbangan protein dan energi atau keseimbangan lisin dan energi sudah banyak diterapkan. HOLSHEIMER et al. (1992) berpendapat bahwa suatu pakan tidak dimanfaatkan ternak secara efisien apabila komposisi antara asam-asam amino esensial dan non esensial tidak seimbang dan tidak memenuhi kebutuhan ternak. Keseimbangan yang baik antara protein, asam amino esensial dan energi metabolis dapat meningkatkan pertumbuhan (RESNAWATI et al., 1997; RESNAWATI, 1998; ISKANDAR dan RESNAWATI, 1999) dan produksi telur ayam kampung (GULTOM et al., 1989). Selain itu yang perlu diperhatikan dalam menyusun pakan ayam kampung adalah penggunaan secara maksimal bahan pakan lokal yang konvensional dan inkonvensional yang tersedia di daerah yang bersangkutan dalam upaya menekan serendah mungkin penggunaan bahan pakan impor. Sehingga secara keseluruhan harga pakan dapat ditekan yang selanjutnya dapat meningkatkan efisiensi dan pendapatan usaha ternak. Tulisan ini bertujuan untuk menyajikan informasi mengenai kebutuhan zat-zat nutrisi dan cara pemberian pakan yang tepat untuk ayam