Deskripsi Buah dan Biji Mata Kucing…… Agroscientiae Volume 19 Nomor 1 April 2012 37 DESKRIPSI BUAH DAN BIJI MATA KUCING ( Euphoria longana) FRUIT AND SEED DESCRIPTION OF CATS EYE FRUIT (Euphoria longana ) Bakti Nur Ismuhajaroh Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNLAM Jl. Jend. A. Yani Km.36 PO Box 1028 Banjarbaru 70714 ABSTRACT Borneo is one of the densely diverse sites for flora and fauna. One of the exotic fruit grown there is the cats eye fruit or longan and its local name is tangkuhis. The cats eye fruit can be consumed and is the favorite fruit of the local community, which has commercial value. The research was conducted at Plant Physiology Laboratory of Agricultural Faculty of Lambung Mangkurat University on January 3 – 31, 2012 by applying samples of cats eye fruit. The description of the cats eye fruit and seed was conducted by observing them visually. The result of the description indicated that the fruit was included in single seed fleshy fruit. The fruit consisted of four sections namely fruit wall (pericarpium), outer layer (exocarpium/epicarpium), middle layer (mesocarpium/ sarcocarpium/ fruit flesh), and inner layer (endocarpium). The seed was a type of single seed. The seed consisted of three parts namely walls of ovule (spermodermis), stalk of seed (funiculus), and the nucleus or content of seed (nucleus seminis). Key words : cats eye fruit, description, single seed, fleshy fruit. ABSTRAK Borneo adalah salah satu lokasi yang kaya akan flora dan fauna. Salah satu buah eksotik yang tumbuh di sana adalah buah mata kucing atau longan dengan nama daerah tangkuhis. Buah mata kucing dapat dikonsumsi dan digemari masyarakat setempat serta mempunyai nilai ekonomi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Unlam pada tanggal 3 - 31 Januari 2012 dengan menggunakan sampel buah mata kucing. Untuk mendeskripsikan buah dan biji mata kucing dilakukan dengan pengamatan secara visual. Hasil deskripsi buah dan biji mata kucing menunjukkan bahwa buah ini termasuk buah sejati tunggal yang berdaging. Bagian buah terdiri dari empat bagian yaitu dinding buah (pericarpium), kulit luar (exocarpium/epicarpium), kulit tengah (mesocarpium /sarcocarpium/daging buah), dan dinding biji (endocarpium). Biji ini termasuk biji tunggal. Bagian biji terdiri dari tiga bagian yaitu kulit biji (spermodermis), tali pusar (funiculus), dan inti biji atau isi biji (nucleus seminis). Kata kunci : buah mata kucing, deskripsi, biji tunggal, buah berdaging. PENDAHULUAN Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk, tumbuhan buah langka khas Kalimantan akan punah apabila tidak dibudidayakan. Masyarakat hanya memungut hasil dari tumbuhan yang ada di alam tanpa ada usaha pelestarian. Menurut Kusumo et al., (2002) cit. Krismawati dan sabran (2003), beberapa plasma nutfah menjadi rawan dan langka bahkan punah karena terjadi perubahan kondisi sumber daya hayati, lahan, dan habitat akibat pemanfaatan yang tidak terkendali. Beberapa jenis buah langka sangat digemari masyarakat dan mempunyai nilai jual. Dengan demikian memberikan peluang untuk dikembangkan di tingkat petani dalam menunjang perekonomian rakyat, sekaligus menunjang program pelestarian buah asli Kalimantan secara berkelanjutan dan menguntungkan. Di Kalimantan Selatan ditemukan beberapa jenis tumbuhan flora yang cukup banyak dan beragam. Menurut MacKinnon et al. (2000) tumbuhan yang dipungut oleh masyarakat tersebut banyak yang belum diteliti atau diketahui karakterisasinya oleh ahli-ahli Taksonomi. Adapun tempat habitat atau tempat tumbuh ditemukan di daerah lahan basah (pasang surut, rawa lebak, sawah), lahan kering dan pegunungan. Tumbuhan tersebut terdiri atas kelompok rumput-rumputan, temu-temuan, perdu dan pohon berkayu. Menurut Budiman et al. (1988) cit. Asikin (2007), bahwa di Kalimantan Selatan dan Tengah ditemukan beberapa tumbuhan liar yang terdiri dari 181 genera dalam 51 famili, golongan berdaun lebar 110 spesies, rumput 40 spesies dan teki 31 spesies. Vegetasi yang tumbuh diantaranya adalah tumbuhan mata kucing yang buahnya dapat dikonsumsi oleh penduduk. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan mengenali buah eksotik Borneo, juga sebagai upaya pelestarian plasma nutfah buah khas Kalimantan.