CDK-206/ vol. 40 no. 7, th. 2013 492 TINJAUAN PUSTAKA PENDAHULUAN Abortus imminens merupakan komplikasi kehamilan tersering dan menyebabkan beban emosional serius, terjadi satu dari lima kasus 1 dan meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, bayi berat badan lahir rendah (BBLR), kematian perinatal, perdarahan antepartum, dan ketuban pecah dini (KPD), 2,3 namun tidak ditemukan kenaikan risiko bayi lahir cacat. 2 Diagnosis abortus imminens ditentukan karena terjadi perdarahan pada awal kehamilan melalui ostium uteri eksternum, disertai nyeri perut sedikit atau tidak sama sekali, serviks tertutup, dan janin masih hidup. 4 Meskipun dokter umum maupun spesialis kandungan sering melihat kondisi tersebut, penatalaksanaan abortus imminens pada umumnya secara empiris. 1 Tinjauan pustaka ini membahas bukti-bukti upaya pencegahan, Abortus Imminens: Upaya Pencegahan, Pemeriksaan, dan Penatalaksanaan Nur Ilhaini Sucipto Balai Pengobatan Islam Aisyiyah Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik Jawa Timur, Indonesia ABSTRACT Imminent abortion is when a woman might be losing her baby during the irst half of pregnancy; is the commonest complication in pregnancy and is a serious emotional burden for women. It has increased risk of miscarriage, preterm delivery, low birthweight, perinatal death, antepartum haemorrhage and premature rupture of the membrane, however the risk of a malformed surviving infant does not appear to be increased. Management of imminent abortion is mostly empirical. Bed rest is routinely recommended, about a third of women with imminent abortion are prescribed drugs although two thirds of general practitioners recommending this do not sure on its eicacy. This review present available evidence on prevention, evaluation and management of imminent abortion, focusing mainly on the irst trimester of pregnancy. Nur Ilhaini Sucipto. Abortus Imminens: Pevention, Investigation and Management. Key words: imminent abortion, miscarriage, preterm delivery Alamat korespondensi email: nurilhainisucipto@yahoo.com pemeriksaan, dan penatalaksanaan abortus imminens, terutama pada trimester pertama kehamilan. DEFINISI Abortus imminens adalah peristiwa terjadinya perdarahan vaginal pada setengah awal kehamilan. 5 Abortus imminens ialah peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu, dengan hasil konsepsi masih dalam uterus dan viabel, dan serviks tertutup. 1-6 Abortus imminens adalah wanita yang mengandung bayi hidup dengan usia kehamilan kurang dari 24 minggu yang mengalami perdarahan vaginal dengan atau tanpa nyeri abdomen ketika kondisi serviks masih tertutup. 7 PENYEBAB 4,7 1. Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi, menyebabkan kematian janin atau cacat, penyebabnya antara lain: a. Kelainan kromosom, misalnya lain trisomi, poliploidi dan kelainan kromosom seks. b. Endometrium kurang sempurna, biasanya terjadi pada ibu hamil saat usia tua, dimana kondisi abnormal uterus dan endokrin atau sindroma ovarium polikistik. c. Pengaruh eksternal, misalnya radiasi, virus, obat-obat, dan sebagainya dapat mempengaruhi baik hasil konsepsi maupun lingkungan hidupnya dalam uterus, disebut teratogen. 2. Kelainan plasenta, misalnya endarteritis terjadi dalam vili koriales dan menyebabkan oksigenasi plasenta terganggu, sehingga mengganggu pertumbuhan dan kematian janin. Keadaan ini dapat terjadi sejak kehamilan muda misalnya karena hipertensi menahun. ABSTRAK Abortus imminens ialah peristiwa ibu terancam kehilangan bayinya pada setengah awal kehamilan, merupakan komplikasi tersering pada kehamilan dan merupakan beban emosional yang serius, meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah, kematian perinatal, perdarahan antepartum, dan ketuban pecah dini, namun tidak ditemukan kenaikan risiko bayi lahir cacat. Penata- laksanaan abortus imminens pada umumnya adalah secara empiris. Tirah baring rutin direkomendasikan, satu dari tiga kasus abortus imminens mendapatkan resep obat meskipun dua dari tiga dokter umum yang merekomendasikan hal tersebut tidak yakin dengan hasil yang akan dicapai. Tinjauan pustaka ini membahas bukti-bukti upaya pencegahan, pemeriksaan, dan penatalaksanaan abortus imminens, terutama pada trimester pertama kehamilan. Kata kunci: abortus imminens, keguguran, kelahiran prematur