J-DA | 1 PENETAPAN KADAR KALIUM, NATRIUM DAN MAGNESIUM PADA SEMANGKA (Citrullus vulgaris, Schard) DAGING BUAH BERWARNA KUNING DAN MERAH SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Oleh: Tuty Roida Pardede Sri Muftri D.S ABSTRACT Watermelon is a tropical fruit which is favoured by people cause of it tastes crisp and sweet. Some informed that this fruit can decrease blood pressure cause of its potassium content. The aim of this research is to have a quantitative levels of potassium, sodium and magnesium in yellow and red watermelon’s fruit flesh, also in seed and seedless watermelon. Quantitative analysis was done by atomic absorption spectrophotometer with acetylene-air flame. Potassium, sodium and magnesium were quantitative analyzed at 766.49 nm, 589.00 nm and 285.20 nm wavelength. The result of this study are concluded that the highest potassium level is in yellow seed watermelon which is 114.9583 mg/100g ± 2.7425 mg/100g, the highest magnesium level is in red seedless watermelon which is 9.8734 mg/100g ± 0.0780 mg/100g and the highest sodium levels is in yellow seed watermelon which is 1.5836 mg/100g ± 0.0303 mg/100g. Keywords: Watermelon (Citrullus vulgaris, Schard), Potassium (K), Sodium (Na), Magnesium (Mg), Atomic Absorption Spectrophotometry 1. Latar Belakang Semangka (Citrullus vulgaris, Schard) merupakan buah yang digemari masyarakat Indonesia karena rasanya yang manis, renyah dan kandungan airnya yang banyak, kulitnya yang keras dapat berwarna hijau pekat atau hijau muda dengan larik- larik hijau tua tergantung varietasnya. Daging buahnya yang berair berwarna kuning atau merah (Prajnanta, 2003). Buah ini memiliki banyak varietas, sebagai contoh semangka tanpa biji merupakan varietas hasil rekayasa genetika dari semangka berbiji. Secara turun temurun semangka dimanfaatkan sebagai penurun tekanan darah. Buah ini memiliki mineral, baik mineral makro maupun mineral mikro. Mineral makro yang dikandungnya adalah kalium, magnesium dan natrium, sedangkan mineral mikronya antara lain adalah zink dan mangan. Kadar kaliumnya adalah 82mg/100g, kandungan natriumnya adalah 1mg/100g (Prajnanta, 2003) serta kandungan magnesiumnya 10mg/100g (Janick dan Robert, 2006). Kandungan kalium pada buah ini diyakini memiliki kontribusi terhadap efek diuretiknya. Kalium merupakan ion intraselular dan dihubungkan dengan mekanisme pertukaran dengan natrium. Peningkatan asupan kalium dalam diet telah dihubungkan dengan penurunan tekanan darah, karena kalium memicu natriuresis