JURNAL AKUNTANSI, MANAJEMEN BISNIS ISSN 1829 9857 DAN SEKTOR PUBLIK (JAMBSP) 226 JAMBSP Vol. 5 No. 2 Februari 2009: 226234 APLIKASI DAN PENGARUH PEMIKIRAN ABRAHAM MASLOW PADA MANAJEMEN BISNIS, HUMANISME DAN PEMBELAJARAN Sigit Hermawan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ABSTRACT The purpose of the article is to describe the application and the impact of Maslow’ s thinking on all sorts of life area, such as: business management, humanisms, and learning. The theory of Maslow in business management has the implication on leadership, employees’ motivating, job description regulation, companies’ activities, and salary rules. Meanwhile, in humanism, Maslow’s theory is applied to understand the human relationships and the interactions between human, environment and society. At last, in learning view, Maslow’s theory is used to develop learning methods and theories and to motivate the learners to learn by themselves. Key words: Abraham Maslow, Business Management, Humanism, Learning PENDAHULUAN Abraham Maslow adalah salah satu ilmuwan yang banyak memberikan kontribusi bagi ilmu pengetahuan khususnya bidang psikologi dan manajemen. Bahkan ada yang menyebut bahwa Maslow adalah bapak manajemen modern. Pada awalnya pemikiran- pemikirannya banyak mewarnai dunia psikologi tetapi kemudian juga mewarnai bidang manajemen dan organisasi. Hal tersebut dikarenakan pemikiran-pemikiran Maslow berkaitan dengan kemanusiaan (humanity) yang pastinya akan berhubungan dengan semua aspek kehidupan. Teori-teori Maslow banyak dirujuk sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Tulisan ini akan menjelaskan pemikiran Abraham Maslow, ketika banyak menjadi bahan rujukan dalam penelitian dan aplikasi bisnis. Pengaruh pemikiran tersebut dapat berupa aplikasi manajemen bisnis, aplikasi pada bisnis konstruksi, humanisme, pembelajaran, teori pembelajaran dan motivasi pekerja untuk belajar. Tetapi sebagai sebuah teori, pemikiran Maslow tidaklah abadi yang berarti akan selalu ada perubahan, tantangan dan juga bantahan-bantahan yang akan memodifikasi teori, membantah teori bahkan mengeliminir teori. Pada akhir tulisan akan disampaikan tantangan teori Maslow ke depan yang bisa jadi akan merubah, merevisi dan mengeliminir teori yang ada.