Jurnal Online Nutrisains Tahun 2013 Hal 1-15 Page 1 Peranan Penelitian dalam Upaya Meminimalisir Difisiensi Gizi di Indonesia The Role Of Research in an Effort to Minimize the Dificiency of Nutrition in Indonesian Yunita Khoirun Nisak, Moh. Imam Bahrul Ulum, Fitri Yani, Leoreta Cristina Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang Telp 464318 ABSTRACT Today we are faced with the reality of concern, germplasm and natural resources of Indonesian are exploited by foreigners for the sake of their own country. Countries rich in natural resources and germplasm is supposed to have a better level of nutrition than other countries, but that was not optimal utilization cause welfare of Indonesian people below - average. Various diseases such as malnutrition arising from malnutrition, especially protein. The evidence suggests that the number of deaths from infectious diseases in malnourished children 3 to 27 times greater than children who are well nourished, so that malnutrition is a significant risk factor causes of death in children (UNS / SCN, 2005). Cognitive and behavioral disorders in children are often associated with malnutrition (Khan, et al, 2008; Geogieff, 2007). Several studies have documented the results of some of the literature indicates malnutrition is associated with a deficiency of many micronutrients, both vitamins and minerals. Keywords : deficiency, malnutrition, protein, vitamins, minerals ABSTRAK Dewasa ini kita dihadapkan dengan kenyataan yang memprihatinkan, plasma nutfah dan sumber daya alam Indonesia dieksploitasi oleh pihak asing untuk kepentingan negara mereka sendiri. Negara yang kaya akan sumber daya alam dan plasma nutfah ini seharusnya memiliki tingkat gizi yang lebih baik dibanding negara-negara lain, akan tetapi pemanfaatan yang tidak optimal menyebabkan kesejahteraan masyarakat Indonesia di bawah rata rata. Berbagai penyakit seperti busung lapar timbul akibat kekurangan gizi, terutama protein. Fakta menunjukkan bahwa angka kematian akibat penyakit infeksi pada anak yang malnutrisi 3 hingga 27 kali lebih besar daripada anak-anak yang gizinya baik, sehingga malnutrisi merupakan faktor risiko yang signifikan penyebab kematian pada anak (UNS/SCN, 2005). Gangguan kognitif dan perilaku pada anak seringkali dikaitkan dengan malnutrisi (Khan, et al, 2008; Geogieff, 2007). Beberapa hasil penelitian yang telah didokumentasikan dari beberapa literatur menunjukkan malnutrisi sangat berkaitan dengan defisiensi berbagai mikronutrien, baik vitamin maupun mineral. Kata Kunci : defisiensi, malnutrisi, protein, vitamin, mineral