Prosiding SNaPP2012: Sosial, Ekonomi, dan Humaniora ISSN 2089-3590 159 ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PT TELKOM, TBK DENGAN PT INDOSAT TBK PERIODE 2005-2010 Dudi Rudianto Prodi Manajemen Universitas Bakrie Jakarta e-mail: dudi.rudianto@bakrie.ac.id Abstrak. PT. Telkom Tbk. (TLKM) and PT. Indosat Tbk. (ISAT) are the two giants that dominate the telecommunications company and is consistently monopolize the mobile telecommunications industry in Indonesia. Competition in both mobile operators the company was committed in the fight over the very prospect of Indonesia to maintain and increase its market share respectively. One important aspect to consider for investors in making investment strategy is to look at the company's financial performance. Overall financial performance of PT. Telkom Tbk, which is measured by QR, DAR, ROE, ROA, NPM, TATO and PBV have better performance than the PT. Indosat Tbk. While the views of different test using one way ANOVA test was partially obtained results that except for QR, and other financial performance measures for the two companies is different. But through testing simultaneously obtained results that the overall financial performance measures that compare the two companies did not have differences. It means that the two companies do not have a great potential to set up a portfolio of investment strategies that will be formed by the investor. Kata Kunci: Financial performance and ratio analysis 1. Pendahuluan Dewasa ini industri telepon seluler Indonesia telah memasuki babak baru. sejak diberlakukannya Undang-undang No. 36/1999 tentang telekomunikasi dan regulasi pemerintah tahun 2002 yang mengijinkan operator seluler luar negeri memasuki pasar Indonesia, sejak saat itulah industri telekomunikasi Indonesia masuk pada babak liberalisme telekomunikasi. Kondisi ini menyebabkan para pelaku di pasar seluler Indonesia terus berkembang menjadi lebih banyak. Perkembangan industri telekomunikasi ini ikut meningkatkan pula minat para investor dan calon investor untuk berinvestasi pada industri tersebut. Industri ini memiliki peluang dan prospek yang cerah di masa mendatang mengingat tingginya jumlah pengguna jasa telekomunikasi di Indonesia. Dari laporan tahunan perusahaan telekomunikasi di Indonesia diperoleh data bahwa PT. Telkom Tbk. (TLKM) dan PT. Indosat Tbk. (ISAT) merupakan dua perusahaan telekomunikasi raksasa yang merajai dan secara konsisten memonopoli industri telekomunikasi seluler di Indonesia. Persaingan operator seluler di kedua perusahaan tersebut dilakukan dalam memperebutkan calon konsumen Indonesia yang sangat besar guna mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasarnya masing-masing. Melihat gejala ini, tentunya para investor di pasar saham akan semakin tertarik untuk berbisnis dan berinvestasi pada industri ini. Akan tetapi, ketidakpastian dalam berinvestasi di pasar saham mendorong investor untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan terhadap saham yang akan dibeli agar dapat memaksimalkan return yang dikombinasikan dengan risiko tertentu dalam setiap keputusan investasinya. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan strategi investasinya di pasar