Ahmad Fatoni Sintesis dan Karakterisasi Kimia F-MIPA Unmul 112 Kimia F-MIPA Unmul SINTESIS DAN KARAKTERISASI ADSORBEN TANAH DIATOM-2-MERKAPTOBENZOTIAZOL SYNTHESIS AND CHARACTERIZATION OF DIATOMACEOUS EARTH-2- MERCAPTOBENZOTHIAZOLE ADSORBENT Ahmad Fatoni 1) dan Nurlisa Hidayati 2) 1). PS. Kimia F.MIPA Universitas Mulawarman Jln. Barong Tongkok No. 4 Tlp. (0541) 749152 Samarinda 75123 2). PS. Kimia F. MIPA Universitas Sriwijaya Jln. Palembang-Prabumulih Km 32 Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan Abstract Synthesis and characterization of diatomaceous earth-2-mercaptobenzothiazole adsorbent has been done. The aim of this research were the synthesis an adsorbent of diatomaceous earth- 2- mercaptobenzothiazole and characterization of this adsorbent with the FT.IR spectroscopy to determine -SH group. The result of this research showed that before the synthesis of diatomaceous earth-2-mercaptobenzothiazole adsorbent, the diatomaceous was purred by KMnO 4 ,H 2 SO 4 and HCl solutions to remove the other compounds and de-alumination. The –SH group from the spectra of diatomaceous earth- 2-mercaptobenzothiazole adsorbent was not detected by FT.IR. Keywords: Synthesis, characterization, diatomaceous earth-2-mercaptobenzothiazole adsorbent \ A. PENDAHULUAN Senyawa organik dapat diimpregnasikan pada suatu padatan pendukung melalui interaksi fisika ataupun interaksi kimia, sehingga gugus fungsional yang ada dalam senyawa organik tersebut dapat digunakan untuk tujuan tertentu misalnya menyerap logam-logam dalam medium air. Beberapa padatan pendukung misalnya lempung, gelas silika, silika mesoporus, tanah diatom dan silika gel dapat dimodifikasi dengan berbagai senyawa organik sebagai adsorben logam-logam dalam larutan berair (Liang dan Chen., 2005; Alcantara, dkk., 2004; Mostafa, dkk,. 2003; Osman, dkk., 2004; Filho, dkk,. 2005 a dan b) ; Zhang, dkk,.2007; Quintanilla, dkk,. 2006; El-Aziz Akl, dkk., 2005; Nuryono, dkk., 2008; Dey, dkk,. 2006, Budiman, dkk., 2009 dan Fatoni, dkk., 2010) dan dari beberapa adsorben tersebut dikarakterisasi gugus fungsionalnya dengan FT. IR untuk mengetahui perubahan struktur kimia yang terjadi (Nuryono, dkk., 2008; Dey, dkk,. 2006; Budiman, dkk., 2009 dan Fatoni, dkk., 2010). Dalam tulisan ini telah dilakukan modifikasi tanah diatom (diatomaceous earth) karena tanah diatom juga mengandung gugus silanol (Si-OH) dan gugus siloksan (Si-O-Si) (Grob, 1977). Sebelum dimodifikasi padatan pendukung (tanah diatom) tersebut, terlebih dahulu tanah diatom dimurnikan dengan larutan KMnO 4 ,H 2 SO 4 dan HCl. Setelah tanah diatom tersebut murni, selanjutnya dimodifikasi dengan senyawa organik 3-kloropropiltrimetoksisilen dan 2- merkaptobenzotiazol (MBT) sehingga diperoleh adsorben tanah diatom-2-merkaptobenzotiazol. Untuk mengetahui perubahan struktur kimia yang terjadi dalam adsorben tersebut maka dilakukan karakterisasi gugus fungsionalnya dengan menggunakan spektrofotometer FT.IR. B. METODOLOGI PENELITIAN 2.1. Bahan Bahan yang digunakan antara lain tanah diatomeae, kertas saring Whattman, aquades, aquabides, kalium permanganate (KMnO 4 ), larutan asam sulfat pekat (H 2 SO 4 ), asam klorida pekat (HCl), 3-kloropropiltrimetoksisilen (3- clopropyltrimethoxysilane), 2-merkaptobenzotiazol (2- mercaptobenzothiazole), toluen , etil alkohol, dietileter, metanol, aseton, kertas pH dan lain-lain. 2.2. Alat Peralatan yang digunakan antara lain alat-alat gelas laboratorium (beker glas, Erlenmeyer, pipet ukur, gelas ukur, labu ukur dll), oven, thermometer, FT.IR, seperangkat alat refluk, neraca analitik, shaker dan alat yang mendukung lainnya. 2.3. Prosedur penelitian