BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Produksi kopi dipasar dunia membutuhkan suatu strategi yang mana kualitas yang diperhatikan. Pesaing yang berat dalam antar negara yaitu vietnam yang sedikit lebih unggul dibandingkan dengan negara Indonesia. Untuk mencapainya maka para pembudaya kopi di Indonesia harus melakukan suatu teknik budidaya yang sesuai dan terpadu agar hasil produksi yang nantinya akan dihasilkan juga semakin meningkat pula. Pertama-tama hal yang harus diperhatikan yaitu lahan yang akan digunakan memenuhi persyaratan tumbuh sesuai dengan jenis kopi yang akan ditanam, menentukan jarak tanam kopi, membuat lubang tanam satu bulan sebelum penanaman, sebelum penanaman, memberikan pupuk organik yaitu pupuk kandang atau kompos ke dalam lubang tanam. Kopi merupakan minuman yang paling diminati oleh sebagian besar penduduk Indonesia. Di Indonesia tanaman kopi sebagian besar merupakan perkebunan rakyat dengan penerapan teknologi budidaya yang masih terbatas. Bila penerapan teknologi budidaya di perkebunan kopi rakyat tersebut diperbaiki, produksinya akan dapat ditingkatkan. Tanaman kopi (Coffea sp.) merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya kebijakan yang menetapkan tentang perkopian dengan cara meningkatkan mutu dan produktivitas serta memperluas areal kopi khususnya kopi Arabika dan Robusta. Tanaman kopi (Coffea sp.) termasuk familia Rubiaceae dan merupakan tanaman tropis yang banyak diperdagangkan di dunia. Produksi kopi dipasar dunia membutuhkan suatu strategi yang mana kualitas yang diperhatikan. Pesaing yang berat dalam antar negara yaitu vietnam yang sedikit lebih unggul dibandingkan dengan negara Indonesia. Untuk mencapainya maka para pembudaya kopi di Indonesia harus melakukan suatu teknik budidaya yang sesuai dan terpadu agar hasil produksi yang nantinya akan dihasilkan juga semakin meningkat pula. Salah satu teknik budidaya dalam kopi yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah dalam hal pembuatan lubang tanam. Lubang tanam selain