Page | 1 Dari Teks ke Lapangan: Menulis Permasalahan Global dengan Isu Lokal 1 Kamaruzzaman Bustamam-Ahmad Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, UIN Ar-Raniry abah.shatilla@gmail.com 1. Oleh panitia, saya diminta untuk memberikan materi tentang cara menulis karya ilmiah yang bernuansa agar berpikir deduktif yaitu dari teks ke lapangan. Sepintas judul ini amat sederhana, akan tetapi begitu dipahami secara mendalam, terutama dikaitkan dengan masalah global dan lokal, maka tentu saja ama tidak mudah untuk melakukan proses penulisan melalui metode ini. Hal ini disebabkan beberapa hal: Pertama, seorang penulis akan dihadapkan pada penguasaan teks. Jika disebutkan masalah global, maka persoalannya adalah bagaimana kekuatan bacaan seorang penulis terhadap teks-teks yang muncul di sekitarnya, terutama pada disiplin keilmuannya atau yang sudah masuk pada tahap multi- disiplin atau inter-disiplin. Kedua, penulis juga akan diuji kemampuannya di dalam membaca teks-teks sosial di lapangan yang sudah berwujud sebagai isu lokal. Teks-teks sosial juga memiliki cara-cara tersendiri untuk dipahami, tergantung pada paradigma keilmuan apa yang digunakan oleh penulis. Semakin kuat paradigma keilmuan yang dikuasai, maka semakin kuat pula dasar-dasar pisau analisa untuk memahami teks-teks sosial yang bersifat lokal. Ketiga, persoalan teoritisasi ilmu merupakan salah satu hal yang perlu dikuasai oleh seorang penulis, ketika hendak menuangkan ide-ide yang merupakan hasil bacaan terhadap teks-teks sosial. Maksudnya, seorang penulis perlu memahami proses pembentukan ilmu yang memiliki dasar ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Jika penulis belum mampu menulis secara teoritis, maka analisa yang dibangun adalah cenderung hanya ―menafsirkan data‖ lantas sampai pada ―kesimpulan‖ yang hanya berisi jawaban-jawaban terhadap ―rumusan masalah.‖ Peter R. Senn menyebutkan bahwa ada empat komponen sistem ilmu , yaitu: (1) perumusan masalah (2) pengamatan dan deskripsi (3) penjelasan; (4) ramalan dan kontrol. 2 1 Makalah disampaikan dalam Workshop Penulisan Karya Ilmiah, Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry, 29 September 2014. 2 (Senn 2001, 111)