Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah さKependudukanざ Kurikulum 2014/2015 Nama : Selvy Rizqia (3613100506) Jurusan/Institut : Perencanaan Wilayah dan Kota / Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Kaitan ASEAN Economic Community (AEC) 2015 dengan Kependudukan di Indonesia Sebelumnya, saya akan menceritakan sedikit tentang AEC dan pengertian kependudukan. AEC sendiri merupakan singkatan dari ASEAN Economic Community yang sudah direncanakan terbentuk pada tahun 2015 ini. AEC sendiri merupakan sebuah komunitas negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN yang memiliki tujuan untuk mewujudkan ekonomi yang terintegrasi sebagai sebuah pasar tunggal dan basis produksi yang memiliki iklim ekonomi kompetitif, pembangunan, ekonomi merata, dan berintegrasi dengan perekonomian global. Negara – negara yang tergabung dalam AEC memberlakukan sistem single market dalam artian terbuka untuk melakukan perdagangan barang, jasa, investasi, dan modal tenaga kerja. Menurut para ahli, kependudukan adalah hal ihwal yang berkaitan dengan jumlah, struktur, umur, jenis kelamin, agama, kelahiran, perkawinan, kehamilan, kematian, persebaran, mobilitas, dan kualitas serta ketahanannya yang menyangkut politi, ekonomi, sosial, dan budaya. Lalu apa kaitannya AEC dengan kependudukan di Indonesia? AEC mengakibatkan tenaga kerja dari luar negeri akan lebih mudah bermigrasi ke Indonesia. Menurut berita- berta yang ada, Indonesia menjadi salah satu tujuan utama para orang asing untuk mencari keuntungan karna kekayaan alamnya yang berlimpah dan cenderung lebih lengkap jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Mereka yang memiliki keahlian di atas keahlian SDM Indonesia tentunya akan lebih mudah mendapat pekerjaan di perusahaan yang ada di Indonesia dan menggeser tenaga kerja Indonesia sendiri. Lagi-lagi dampak yang timbul adalah akan semakin banyaknya pengangguran yang ada di Indonesia. Bebasnya orang asing keluar-masuk negara Indonesia akan menjadi salah satu isu kependudukan di negara ini.