PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN DARI CANGKANG UDANG TERHADAP EFISIENSI PENJERAPAN LOGAM BERAT Oleh: Antuni Wiyarsi dan Erfan Priyambodo Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat deasetilasi (DD) kitosan hasil isolasi dari cangkang udang, efisiensi penjerapan logam Cr, Zn, Ni, Cu dan Fe dengan kitosan pada berbagai variasi konsentrasi kitosan dari cangkang udang serta pengaruh konsentrasi terhadap efisiensi penjerapan logam Cr, Zn, Ni, Cu dan Fe dengan kitosan dari cangkang udang. Kitosan diisolasi dari cangkang udang putih. Isolasi kitosan dilakukan melalui empat tahap, yaitu: deproteinasi (NaOH 4%, 80 o C), demineralisasi (HCl 1M, suhu kamar), depigmentasi (NaOCl 4%, suhu kamar) dan deasetilasi (NaOH 40%, 80 o C). Penentuan DD berdasarkan spektrum IR dengan metode baseline b. Penjerapan terhadap logam Cr, Zn, Ni, Cu dan Fe dengan variasi berat kitosan; 0,05 gram; 0,125 gram; 0,25 gram; 0,375 gram dan 0,5 gram.Konsentrasi logam sebelum dan sesudah penjerapan ditentukan berdasarkan data absorbansi hasil analisis dengan SSA. Berdasarkan hasil perhitungan, kitosan yang diperoleh dalam penelitian ini memiliki derajat deasetilasi sebesar 82,221%. Efisiensi penjerapan oleh kitosan yang optimum berturut-turut untuk logam Cr, Fe, Ni, Cu dan Zn adalah 98,44% (untuk berat kitosan 0,375 gram); 99,21% (0,5 gram); 58,62% (0,375 gram); 99,95% (0,375 gram) dan 56% (0,5 gram). Ada pengaruh konsentrasi kitosan terhadap efisiensi penjerapan logam Zn, Ni dan Cu, namun tidak pengaruh konsentrasi kitosan terhadap efisiensi penjerapan Fe dan Cr.