THE DESCRIPTION OF SELF REGULATION PHASE ON TEENAGER WHO ARE BLINDNESS POST-SURGICAL BRAIN TUMOR Mucholilatul Chotimah mucholilatulchotimah@gmail.com Yunita Kurniawati Sumi Lestari Abstract This research was conducted to find out the description of self regulation phase on teenager with brain tumor post-surgical blindness. The Subject of this study is a 15-years- old teenager who suffer brain tumor post-surgical blindness. Teenager who suffer brain tumor post-surgical blindness must be able to adapt and cope with the problems incurred, that ability is referred to as self regulation. So, self regulation is appropriate to help the teenagers in solving their problems. Self regulation is the ability of controlling, arranging, planning, aiming, and monitoring behavior for achieve purpose. This qualitative research used study case approach, which is the subject who was choosen by purposive sampling. The methods of data collection were interview and observation. The researcher analyzed the data by using data reduction, data display, and conclusion drawing. The result of this research found that the phase of self regulation the subject of the study did not through self observation, however the subject through the judgemental process and self-response. So, the effort to fulfill its goal which able to socialize with new people did not run optimally although there was behavior change in able to socialize. Keyword : self regulation phase, teenager, surgical brain tumor, blindness Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tahap self regulation pada remaja yang mengalami kebutaan pasca operasi tumor otak. Subjek adalah remaja berusia 15 tahun, dan mengalami kebutaan pasca operasi tumor otak. Remaja yang mengalami kebutaan pasca operasi tumor otak harus mampu beradaptasi dengan mengatasi permasalahan-permasalahan yang dialaminya dengan kondisi baru, kemampuan itu disebut sebagai self regulation. Sehingga self regulation ini sesuai untuk membantu remaja dalam mengatasi permasalahan yang dihadapinya. Self regulation diartikan sebagai kemampuan untuk mengontrol, mengatur, merencanakan, mengarahkan, dan memonitor perilaku untuk mencapai suatu tujuan. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan satu subjek dan pemilihan subjek menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek tidak melalui setiap tahap self regulation. Tahap yang tidak dilalui subjek adalah tahap observasi diri sedangkan tahap yang dilalui subjek adalah tahap penilaian diri dan respon diri. Sehingga usaha untuk memenuhi tujuannya yaitu dapat bersosialisasi dengan orang baru belum berjalan secara optimal meskipun terdapat perubahan perilaku untuk bersosialisasi. Kata kunci : tahap self regulation, remaja, operasi tumor otak, kebutaan