JURNAL TEKNIK MESIN Vol. 5, No. 2, Oktober 2003: 64 – 69 Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Kristen Petra http://puslit.petra.ac.id/journals/mechanical/ 64 Pemodelan Sistem Gaya Dan Traksi Roda Joni Dewanto Dosen Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Mesin -Univesrsitas Kristen Petra Bambang Sudarsono Alumni Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Mesin -Univesrsitas Kristen Petra Abstrak Traksi roda didefinisikan sebagai kemampuan suatu kendaraan untuk mendorong atau menarik beban. Besarnya tergantung dari tenaga mesin, dimensi roda, beban pada roda terhadap jalan dan koefisien gesek antara roda dengan jalan. Berdasakan teori ini maka roda menjadi bagian penting dalam merencanakan kemampuan jelajah suatu kendaraan. Laporan ini merupakan hasil studi bagaimana pengeruh dimensi dan gaya tekan roda terhadap traksi maksimum yang dihasilkan pada model uji. Hasil pengujian menunjukkan bahwa traksi roda meningkat secara linear jika diameter dan gaya tekan pada roda meningkat. Kata kunci : Roda, traksi, jelajah. Abstract Wheel traction is defined as vehicles’ ability to push or pull the load. This magnitude depends on the power of the engine, wheel dimension, wheel load and the friction coefficient between the wheel and the road. Base on this theory, so the wheel becomes importing section in designed of vehicles’ cruise ability. This report is a result of study how the wheel dimension and load was influenced on maximum traction that produce on experiments’ model. The result showed that the wheel traction linearly increase since the diameter and the load of wheel increase. Keywords: Wheel, traction, cruised. 1. Pendahuluan Stabilitas dan kemampuan jelajah dan kenyamanan merupakan faktor teknis utama yang menjadi ukuran keandalan bagi sebuah kendaraan. Stabilitas sangat terkait dengan pengendalian gerak kendaraan baik pada kecepatan konstan ataupun pada saat ada percepatan. Sedang kemampuan jelajah terkait dengan gaya dorong/tarik atau traksi roda yang dimiliki kendaraan. Pada kasus kendaraan roda empat kedua faktor tersebut sering dibahas bersama karena perbedaan traksi pada roda kanan dan kiri dapat mengganggu stabilitas kendaraan. Dalam keadaan dinamik, selain ditentukan oleh kemampuan mesin besarnya traksi roda juga ditentukan oleh permukaan jalan, kece- patan kendaraan, kondisi jalan, ukuran, Catatan : Diskusi untuk makalah ini diterima sebelum tanggal 1 Februari 2004. Diskusi yang layak muat akan diterbitkan pada Jurnal Teknik Mesin Volume 6 Nomor 1 April 2004. keausan dan tire inflection (tekanan roda), sistem suspensi dan beban kendaraan.(6). Pembahasan tentang traksi biasanya terkait dengan kehilangan gesekan sewaktu terjadi percepatan baik pada waktu awal gerak ataupun ketika kendaraan menyalip kendaraan lain. Pengendalian traksi bekerja untuk men- jamin bahwa kendadaan tersebut kontak antara roda dan jalan dalam kondisi maksimum (3). Secara teoritik dan eksperimental beberapa pemodelan dan simulasi pengendalian traksi telah banyak dilakukan (3,5,7). Namun demiki- an berapa sebenarnya traksi maksimum yang dapat dicapai oleh sebuah roda dan bagaimana pengaruh dimensi roda terhadap pencapaian traksi tersebut masih perlu dikaji lebih dulu. Tulisan ini akan mengkaji bagaimana pengaruh dimensi roda terhadap traksi mak- simum yang dihasilkan. Mengingat bahwa besarnya gaya gesek maksimum yang terkait dengan traksi ditentukan oleh koefisien gesek antara permukaan jalan dan roda (1), maka untuk mendapatkan traksi maksimum, kajian