SAKSI-SAKSI YEHUWA Saksi-Saksi Yehuwa (SSY, Jehovah Witnesses) adalah aliran eksklusif yang sering secara terbuka mengaku sebagai ‘Siswa-Siswa Alkitab’ dan secara samar-samar mengaku sebagai 'Kristen', namun ajarannya bersifat antitesa terhadap kekristenan. SSY cenderung berpraktek melalui kunjungan dari rumah-ke-rumah, dan sekalipun SSY menyiarkan keyakinan mereka juga pada penganut agama lain, misi mereka diutamakan mendatangi umat Kristen yang sudah bergereja. Karena perilaku mereka yang cukup rajin mendatangi orang- orang yang sudah beragama di rumah mereka dan telah menimbulkan keresahan dan juga melakukan antitesa terhadap beberapa aspek pemerintahan (a.l. tidak menghormati bendera, transfusi darah), pada tahun 1976 melalui SK Jaksa Agung R.I., kegiatan mereka dilarang. Tetapi melalui SK Jaksa Agung RI pula, pada tanggal 1 Juni 2001, SK tahun 1976 itu dicabut sehingga sekarang SSY dapat bergerak menjalankan misinya dengan leluasa. Prakteknya, SSY sekalipun secara resmi dilarang kala itu, kegiatan mereka berjalan terus apalagi kegiatannya kurang kelihatan sebagai organisasi yang memiliki 'gedung pertemuan' dan SSY lebih aktip dalam siar agamanya melalui pendekatan pribadi dengan kunjungan kerumah-rumah, apalagi di era reformasi dan keterbukaan sekarang, dapat dimaklumi kalau larangan demikian menjadi kurang efektif. Memang dalam era reformasi dengan demokrasinya, sudah bukan masanya umat Kristen menolak kehadiran mereka karena itu melanggar HAM tentunya. Namun, karena kegiatan SSY yang mendatangi rumah orang-orang Kristen, tentu sikap waspada dan melengkapi diri harus menjadi agenda umat Kristen. SSY didirikan oleh Charles Taze Russel (1852-1916) yang semula adalah anggota gereja Presbyterian di Amerika Serikat dan kemudian terpengaruh Adventisme soal ajaran Akhir Zaman dan ajaran Christadelphian (penerus ajaran Arius) yang berbeda dengan ajaran Kristen yang umum. Pada tahun 1870 ia merasa memperoleh wahyu untuk menyingkapkan rahasia-rahasia Alkitab dan pada tahun 1872 membentuk kelompok pemahaman Alkitab sendiri dengan nama 'Siswa-Siswa Alkitab'. Setelah Russel meninggal (1916) ia digantikan oleh Joseph Franklin Rutherford, di bawah pemerintahannya mulai digunakan nama Saksi-Saksi Yehuwa. Pada tahun 1942 digantikan oleh Nathan Homer Knorr, menyusul tahun 1977 oleh Frederick W. Franz. Setelah kematian Franz (1992), Milton G. Henzel memerintah sampai mengundurkan diri di tahun 2000 dan digantikan oleh Don Adams. Tokoh-tokoh pemimpin ini dianggap seakan-akan sebagai nabi oleh para pengikutnya. Ajaran SSY bukanlah merupakan exegese dari Alkitab tetapi lebih merupakan penafsiran para tokohnya. Buku utama mereka bukan Alkitab tetapi buku karya Russel berjudul 'Studies in the Scripture' (Penyelidikan Alkitab, 7 jilid) dan ‘Menara Pengawal’ dinilai berotoritas bahkan lebih dari Alkitab. Saksi Yehuwa merupakan organisasi teokratis yang menekankan keterlibatan semua anggotanya dalam siar agama, sedang nama Saksi- Saksi Yehuwa adalah nama yang baru di kemudian hari ditahun 1931 dipakai, 52 tahun setelah SSY berdiri, yang diambil dari ayat-ayat Yesaya 43:10-12. SSY sangat aktif dalam siaran radio disamping kunjungan ke rumah-rumah, dan terutama propaganda literatur sangat ditekankan. Banyak buku-buku propaganda telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan dicetak dengan harga murah tetapi dengan kualitas yang baik dan berwarna. Buletin SSY berjudul 'Menara Pengawal' dan 'Sedarlah' sangat menarik karena dikemas begitu indah dan berisi masalah-masalah yang hangat dihadapi manusia modern. Disamping itu traktat-traktat berwarna banyak dicetak dan disebar luaskan. Buku-buku SSY pada umumnya diterbitkan oleh 'Watchtower Bible and Tract Society of New York - International Bible Students Association' yang berlokasi di Brooklyn, New York. Kepercayaan SSY yang utama adalah: 1. Alkitab adalah firman Allah yang benar: Alkitab Terjemahan Baru SSYlah (NW) yang benar, sedangkan Alkitab lain sudah dipalsukan; 2. Yehuwa, Allah satu-satunya yang benar: Hanya Yehuwa Allah yang mahakuasa, penguasa dunia ini; 3. Yesus Kristus, Putra Allah yang diciptakan: Yesus bukan Allah dan diciptakan lebih rendah dari Allah; 4. Roh Kudus adalah Tenaga Aktip Allah: Roh Kudus hanya tenaga aktif yang keluar dari Allah; 5. Tritunggal adalah ajaran kafir: Ajaran Tritunggal yang menjadikan Yesus setara dengan Bapa adalah ciptaan gereja; 6. Iblis adalah penguasa dunia ini yang akan dibinasakan: Iblis adalah Lucifer yang kelak dalam perang Armagedon akan dikalahkan; 7. Manusia tidak mati hanya tertidur, dan keselamatan hanya bagi pengikut Yehuwa: Pada akhir hidup manusia, rohnya tertidur dan saat kebangkitan akan masuk ke dalam 144 ribu orang pilihan, yang bukan SSY akan dimusnahkan;