MENJADI REMAJA GAUL ALA ISLAM 7 Golongan yang Mendapat Naungan Allah pada Hari Kiamat “Ada Tujuh golongan yang mendapatkan naungan Allāh pada hari tiada naungan kecuali naungan dari-Nya: 1. Seorang pemimpin yang adil. 2. Pemuda yang tumbuh dalam ketaatan beribadah kepada Allāh. 3. Seorang yang hatinya bergantung di masjid. 4. Dua orang yang saling mencintai karena Allāh; mereka bertemu dan berpisah karena-Nya. 5. Seorang lelaki yang diajak [berbuat keji] oleh perempuan yang berkedudukan serta berparas cantik, lantas dia berkata: “Aku takut kepada Allah.” 6. Seorang lelaki yang bersedekah seraya dia sembunyikan sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya. 7. Dan seorang lelaki yang berdzikir/mengingat Allāh dalam keadaan sendirian lalu mengalirlah air matanya.” (HR. Bukhari: 660 dan Muslim: 1031) Dalam Islam sendiri, gaul berar punya prinsip. . Sebagai seorang muslim, kita mempunyai cara gaul, yakni Deka dan akrabi Ilmu Agama, khususnya Al-Qur’an dan As-Sunnah. Selain itu, pribadi muslim yang gaul tercermin dalam 7 sifat. 1. Salimul Aqidah (aqidah yang bersih) Akidah merupakan perbuatan ha, yaitu kepercayaan ha dan pembenarannya kepada sesuatu. "Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan maku, semua bagi Alloh tuhan semesta alam" (QS. Al An'am:162). 2. Sahihul Ibadah (ibadah yang benar) Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rosululloh yang penng. Dalam satu hadits, beliau bersabda: "Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat". Dari ungkapan ini kita bisa nyimpulkan , bahwa dalam melaksanakan seap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul yang berar dak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan. 3. Manul Khuluq (akhlaq yang kokoh)