97 Sistem Pendingin Paksa Anti Panas Lebih (Over Heating) pada Rem Cakram (Disk Brake) Kendaraan Joni Dewanto dan Andreas Wijaya Program Studi Teknik Mesin, FTI UK Petra, Surabaya E-mail: jdwanto@peter.petra.ac.id ABSTRAK Hingga saat ini rem kendaraan biasanya tidak dilengkapi dengan sistem pendingin yang khusus, sehingga pelepasan panas ke udara terjadi secara alami. Ketika digunakan secara terus menerus, maka rem dapat mengalami kerusakan karena akibat dari terjadinya panas lebih (over heating). Kondisi ini sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan yang fatal. Secara fisik, panas lebih sering terjadi pada rem jenis cakram karena permukaan pemindah panasnya kurang proporsional, khusunya untuk beban pengereman yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan rem cakram dengan sistem pendingin aktif untuk mencegah terjadinya panas lebih. Sistem diterapkan pada sebuah model rem cakram dan dilakukan uji empirik. Pengujian dilakukan pada beberapa tingkat kecepatan putar cakram dan gaya pengereman tetap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada berbagai beban pengereman, pengembangan rem cakram dengan sistem pendingin aktif berupa uap air yang disemprotkan, dapat mengendalikan kenaikan temperatur rem dan menghindari terjadinya panas lebih. Kata kunci: Sistem pendingin paksa, rem cakram, panas lebih, sistem kendali. ABSTRACT Until now, the vehicle brakes are not usually equipped with a special cooling system, so that the release of heat into the air occurs naturally. When used continuously, the brakes can suffer damage as a result of the occurrence of over-heating. This condition is potentially causing a fatal accident. Physically, the over-heating often occurs in type disc brake, because the heat transfer surface is less proportionately, especially for high braking loads. This research aims to develop a brake disc with an active cooling system to prevent overheating. The system is applied to a simulated model of disc brakes empirically. The test was conducted at several levels of constant disc speed and breaking force. The results of this research indicate that at various braking load, the development of disc brakes with an active cooling system in the form of water vapor that is sprayed, can control the brake temperature rise and prevent over-heating. Keywords: Forced cooling system, disc brake, overheating, system control. PENDAHULUAN Meningkatnya jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan penambahan ruas jalan, ber- potensi meningkatkan angka kecelakaan lalu lintas. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, setiap tahun di Indonesia tercatat rata-rata terjadi lebih dari 40.000 kecelakaan [1]. Lebih dari 3000 kejadian kecelakaan diantaranya disebabkan karena faktor kendaraan. Meskipun tidak dirinci faktor kendara- an mana yang dominan menimbulkan kecelakana- an, namun hampir setiap waktu (bulan) selalu ada berita kecelakaan lalu lintas yang di sebabkan karena rem blong (tidak berfungsi) [2,3,4,5,6] Saat ini, kebanyakan rem kendaraan tidak dilengkapi sistem pendingin aktif. Pada saat pe- ngereman, panas yang diterima komponen rem dilepaskan ke udara bebas, secara alami. Ketika rem digunakan untuk mengurangi atau menahan laju kendaraan secara terus menerus seperti pada saat kendaraan melewati jalan menurun dan berkelok-kelok di daerah pegunungan, maka kom- ponen utama rem dapat mengalami kenaikan panas yang berlebihan (over heating). Panas yang berlebihan juga dapat terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Misalnya, ketika kendaraan berat melakukan pengereman secara mendadak. Pada kondisi tersebut perbedaan antara laju panas yang diterima dan panas yang berhasil dibuang oleh rem sangat besar besar. Sehingga, suhu komponen rem meningkat sampai suhu yang berlebihan dalam waktu yang relatif cepat.