Berkala Perikanan Terubuk, Februari 2013, hlm 37– 52 Vol. 41. No.1 ISSN 0126 - 4265 37 KUALITAS PERAIRAN MUARA SUNGAI SIAK DITINJAU DARI SIFAT FISIK-KIMIA DAN MAKROZOOBENTOS Nur El Fajri 1) dan Adnan Kasry 1) Diterima : 10 Januari 2013 Disetujui: 2 Februari 2013 ABSTRACT This research was conducted on August to October 2011 at Estuary of Siak river, Riau province. Aimed of this research was measured of water quality. On physically of water qulity showed that have high TSS and have low of water productivity. Organic substrat still support to macrozoobenthos to live. Kata Kunci : Sungai Siak, Fisik, Kimia, makrozoobentos PENDAHULUAN 1 Perairan umum adalah perairan di permukaan bumi yang secara permanen atau berkala digenangi oleh air, baik air tawar, air payau, maupun air laut, mulai dari garis pasang terendah ke arah daratan dan air tersebut terbentuk secara alami maupun buatan. Perairan umum tersebut diantaranya adalah perairan sungai, danau, waduk, rawa dan genangan air lainnya (UU No.7/2004 tentang Sumberdaya Air). Sekitar 75% dari permukaan bumi ditutupi perairan, terutama perairan asin. Sedangkan sisanya adalah perairan tawar dan perairan payau. Ekologi perairan adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup yang ada dalam perairan dengan lingkungan perairan tersebut. Air merupakan kebutuhan mutlak bagi makhluk hidup, termasuk plankton, benthos dan nekton. Perikanan dapat dipandang sebagai sesuatu yang tersusun dari tiga unit yang saling mempengaruhi yaitu biota, habitat dan manusia 1) Staf Pengajar di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau Pekanbaru (Aziz, 1989). Biota meliputi tumbuh- tumbuhan dan hewan yang termasuk ke dalam perikanan. Biota ini antara lain meliputi semua ikan, plankton, benthos, moluska, krustacea, dan reptilia. Habitat adalah komponen fisik dan semua faktor yang saling mempengaruhi seperti kualitas air, substrat, morfometri dan geografi perikanan. Komponen ketiga adalah manusia yang meliputi semua pemakaian dan manipulasi sumberdaya yang dapat diperbaharui sebagai akibat kegiatan manusia. Pengaruh manusia terhadap habitat dan biota dapat disebabkan oleh pemancingan untuk rekreasi, penangkapan ikan secara komersial, kegiatan-kegiatan industri, pertanian dan domestik. Muara Sungai Siak yang terletak di Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau merupakan percampuran air tawar dengan air asin (ekoton). Maka dari itu, habitat muara merupakan salah satu tempat perkembangbiakan dan pertumbuhan serta perkembangan organisme-organisme bersifat payau di muara Sungai Siak ini. Unsur- unsur organismenya tersusun dari organisme perairan tawar, perairan