Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 2-4 Desember 2013
Copyright © 2013 SESINDO
SISTEM AKUSISI DATA UNTUK PENGUKURAN VARIABEL
PROSES SINTERING
Adhi Mahendra
1)
, Dede Sutarya
2)
, Anne Prasetyowati
3)
, V. Anggit. P
4)
, Wisnubroto
5)
1
Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Pancasila
Jl. Serenseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta-Indonesia
Telp. 021-7864730 Pes.113 email: Johanes70am@yahoo.com
Abstrak
Sintering adalah proses pengikatan permukaan butir-butir yang berdekatan dalam suatu masa serbuk
atau kompakan oleh perlakuan panas. Proses sintering bahan bakar nuklir dilakukan dalam temperatur
tinggi dengan atmosfir hidrogen, oleh karena itu diperlukan pemahaman tentang variabel proses yang
memadai untuk keperluan monitoring dan pengendalian proses. Untuk mendapatkan data variabel proses
yang diperlukan dibutuhkan sebuah sistem akuisi data yang mampu mengukur dan menyimpan semua
variabel proses selama proses sintering berlangsung. Oleh karena itu pada proyek ini dikembangkan
sebuah sistem akuisisi data untuk pengukuran variabel proses sintering yaitu, tegangan dan arus
pemanas,temperatur, tekanan, laju alir dan parameter lainya. Dari hasil akuisisi varibel proses sintering
pada satu siklus proses sintering telah diperoleh data varibel proses yang diperlukan sebanyak 73.324
sampel data yang dapat di gunakan untuk penelitian lebih lanjut.
Kata kunci: sistem akuisisi data, variabel proses, sintering.
Abstract
Sintering is a process of binding surface adjacent grains in a mass of powder or compacting by heat
treatment. Nuclear fuel sintering process performed in a high temperature with hydrogen atmosphere,
therefore we need an adequate understanding of the process variables for monitoring and process
control. To obtain a necessary variables process data, required a data acquisition system that capable for
measuring and storing all process variables during the sintering process. Therefore in this project was
developed a data acquisition system for measuring, heater current and voltage, temperature, pressure,
flow rate and other parameters in the sintering process. The results of experiments on the data
acquisition system at one cycle of the sintering process was obtained the necessary process variables data
about 73.324 samples that can be used for further research.
Keywords: data acquisition system, process variables, sintering.
1. PENDAHULUAN
Antar muka instrumen pengukuran analitis menggunakan computer pribadi (PC) untuk akuisisi data saat
ini telah menjadi fasilitas standar di laboratorium modern. Pada sistem pengukuran, perangkat keras
(sensor dan tranduser) serta perangkat lunak untuk pengolahan data, disusun sedemikian rupa untuk
dapat mengirimkan, memproses dan menampilkan serta menyimpan data hasil pengukuran. Dengan
menggunakan sumber daya mikrokomputer atau rangkaian terpadu (embedded system) yang tersedia
dapat mempermudah dalam mendapatkan data dengan cepat dalam bentuk digital.
Akuisisi data adalah proses dimana fenomena fisik dari dunia nyatadiubah menjadi sinyal listrik yang
diukur dan dikonversi menjadi bentuk digitaluntuk pengolahan, analisis, dan penyimpanan oleh
komputer[1].Dalam beberapa hal akusisi data digital secara online memiliki beberapa keuntungan,
diantaranya penyimpanan, pengambilan dan pemrosesan data pasca akuisisi lebih mudah dilakukan
dengan menggunakan perangkat lunak analisa data dan pemerosesan sinyal.
Sintering adalah proses pengikatan permukaan butir-butir yang berdekatan dalam suatu masa serbuk atau
hasil kompakan oleh perlakuan panas [2]. Faktor-faktor yang cukup berpengaruh dan perlu diperhatikan
dalam proses sintering antara lain [3]; laju Kenaikan temperatur,temperatur penyinteran, waktu
penyinteran, laju penurunan temperature, dan atmosfir proses sintering. Oleh karena itu, maka diperlukan
pemahaman yang memadai tentang karakteristik proses sintering dengan mengetahui dan mempelajari
parameter atau variabel proses sintering. Dengan demikian maka akuisisi data seluruh variabel proses
yang diperlukan menjadi sangat penting dalam membangun sistem monitoring dan pengendalian proses.