BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat heterogen. Pada dasarnya, setiap orang memiliki kebutuhan yang sama. Akan tetapi karena terdapat perbedaan budaya, maka kebutuhan tersebut pun ikut berbda. Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia menyesuaikan diri dengan prioritas yang ada. Lalu jika gagal memenuhi kebutuhannya, manusia akan berpikir lebih keras dan bergerak untuk berusaha mendapatkannya. Wanita sebagai manusia yang berusaha memenuhi segala kebutuhannya selalu mengharapkan yang terbaik dalam setiap aspek kehidupan. Kebutuhan yang harus dipenuhi di antaranya kebutuhan secara biologis, psikologis, spiritual, dan sosial. Semua aspek kebutuhan tersebut saling berkaitan, sehingga kebutuhan yang didapat bisa seutuhnya dirasakan. Sebagai wanita yang memiliki kemampuan dalam mempertahankan kehidupannya, tentu prioritas kebutuhan harus menjadi prinsip utama, dengan demikian kebutuhan primer dapat terpenuhi. Kebutuhan secara biologis bisa dikatakan dasar atau awal kewajiban yang harus dipenuhi karena berkaitan dengan fisik seseorang baik secara anatomi maupun system hormonnya. Menurut Abraham Maslow, kebutuhan biologis yang temasuk dalam bagian kebutuhan fisik meliputi, BAK, BAB, kebutuhan seks, dan lain sebagainya. 1.2 Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud kebutuhan biologis ? 2. Apa saja kebutuhan wanita secara biologis ? 3. Bagaimana cara wanita memenuhi kebutuhan biologisnya ? 4. Kapan wanita dapat menentukan kebutuhan biologisnya ? 1.3 Tujuan 1. Untuk mengetahui maksud kebutuhan biologis. 2. Untuk mengetahui kebutuhan wanita secara biologis 3. Untuk mengetahui cara wanita memenuhi kebutuhan biologisnya. 4. Untuk mengetahui waktu wanita dapat menentukan kebutuhan biologisnya. 1