ANALISA KESEIMBANGAN SISTEM PENAWARAN DAN PERMINTAAN BERAS DI INDONESIA Sri Nuryanti Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian Jl. A. Yani 70 Bogor 16161 ABSTRACT This study aims to analyze the stability of Indonesian rice supply and demand equilibrium system and to evaluate short-run and long-run impacts of price policy using Cobweb equilibrium model. The results show that in the short-run equilibrium of rice supply and demand deviates; however, in the long-run it is stable. These imply that price policy on agricultural inputs and output does not disturb Indonesian rice market. Therefore, the policy is still reasonable to implement. Key words: stability, market equilibrium, rice, rice supply, rice demand ABSTRAK Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa stabilitas sistem keseimbangan penawaran dan permintaan beras di Indonesia serta dampak kebijakan harga dalam jangka pendek dan jangka panjang. Analisa data menggunakan model keseimbangan Cobweb. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam jangka pendek keseimbangan penawaran dan permintaan beras menjauhi keseimbangan, namun dalam jangka panjang kembali menuju keseimbangan. Implikasinya adalah bahwa kebijakan harga pada input dan output pertanian tidak mengganggu keseimbangan pasar beras Indonesia. Oleh karena itu kebijakan tersebut aman untuk diterapkan. Kata kunci : stabilitas, keseimbangan pasar, beras, penawaran beras, permintaan beras. PENDAHULUAN Model dinamis (dynamic model) merupakan salah satu alat analisa yang dapat digunakan untuk mengevaluasi dampak jangka pendek dan jangka panjang dari suatu kebijaksanaan (Swastika, 1999). Dampak suatu kebijaksanaan pemerintah dalam sektor pertanian saat ini sering baru terlihat beberapa bulan bahkan beberapa tahun kemudian. Artinya, terdapat keterlambatan tanggapan semenjak kebijakan dikeluarkan dengan respon masyarakat. Hal ini disebabkan oleh dua faktor, yaitu petani tidak dapat langsung mengantisipasi kebijaksanaan tersebut dan kebijaksanaan tersebut sering mempunyai pengaruh yang lambat terhadap perubahan atau perbaikan yang ingin dicapai. Selain itu sifat kegiatan produksi pertanian baru dapat dilihat