JARINGAN INTELEKTUAL ULAMA ACEH-FATHANI Oleh: Hermansyah, MA.Hum Pendahuluan Aceh dan Fathani (Pattani) memiliki hubungan sejarah yang panjang dan dinamis. Keduanya memiliki persamaan dan kekhassan, terutama dalam bidang keagamaan dan spiritualias. Bahkan beberapa sumber menyebutkan bahwa hubungan bilateral antara Aceh dengan Fathani lebih awal dan erat daripada dengan Semenanjung Malaya (Malaysia), walaupun dalam beberapa sumber primer ditemui bahwa Malaka (Malaysia) telah menjalin hubungan erat dengan Pasai (Aceh) sejak abad ke-13 masehi dengan adanya kerjasama diplomasi dalam bidang pendidikan dan penerjemahan. Satu sisi, Aceh dianggap sebagai central peradaban di Asia Tenggara dan wilayah di sekitarnya sebagai daerah peripheral, terutama dalam pengembangan bahasa, keagmaan dan tradisi tulis. Aksara Arab-Jawi sebagaimana berkembang hingga abad ke-21 M dirumuskan dan dikembangkan oleh Kesultanan Pasai, dan kemudian mengaplikasikan bahasa dan aksara Jawi di seluruh wilayah Melayu dan Nusantara -di luar kawasan kekuasaan Kerajaan Majapahit- sebagai simbol proses Islamisasi yang terjadi. Akan tetapi, banyak sarjana yang memiliki teori-teori yang berbeda-beda. Secara historis, seperti yang disebutkan oleh Mohd, Shaghir Abdullah 1 bahwa banyak ulama- ulama Fathani yang berlayar ke Malaysia untuk penyebaran Islam di kawasan tersebut. Ulama-ulama Fathani menjadi salah satu tokoh penting dalam penyebaran awal Islam di Melayu Nusantara. Di sisi lain, sejarawan juga menyebutkan bahwa umumnya kedatangan Islam di rantau ini sejak awal abad ke-7 Masehi, di mana prose Islamisasi melalui para alim ulama yang berperan juga –mayoritasnya- merupakan para pedagang. Hamka yang telah membuat kajian menggunakan sumber Cina dan tulisan T.W. Arnold menyebut peranan dakwah yang dimainkan oleh para pedagang Arab di ranah Melayu Nusantara dan dunia belahan timur adalah sekitar abad ke-7 masehi. Walaupun demikian pengislaman secara kultural ke seluruh kawasan Melayu-Nusantara ini tidak seragam dan serentak. 2 Hermansyah adalah dosen pada Fakultas Adab dan Humaniora di Universitas Islam Negeri Ar- Raniry Banda Aceh. Email: herman.atjeh@gmail.com 1 Lihat tulisan buku Hj. Wan Mohd. Shaghir Abdullah, Penyebaran Islam dan Silsilah Ulama Sejagat Dunia Melayu, Jilid 1-14. Kuala Lumpur: Khazanah Fathaniyah, 1999-2002. 2 Keterangan lanjut lihat Hamka (1997), Sejarah Umat Islam, Singapura: Pustaka Nasional, h. 670- 671. T.W. Arnold (1979), The Preaching of Islam: A History of the Propagation of the Muslim Faith, 1