21 BAB 3 STATISTIKA DESKRIPTIF 3.1 Pengertian Statistika Deskriptif Statistik Deskriptif merupakan suatu metode atau cara – cara yang digunakan untuk meringkas dan mendata dalam bentuk table, grafik atau ringkasan, numerik data. Statistik deskriptif merupakan statistika yang menggunakan data suatu kelompok untuk menjelaskan atau menarik kesimpulan mengenai kelompok itu saja. Untuk menganalisis secara deskriptif kualitas dari setiap variabel penelitian, maka digunakan teknik statistik deskriptif. Statistik deskrtiptif berusaha menjelaskan atau menggambarkan berbagai karakteristik data tanpa mencari hubungan antar-variabel dalam ‘fenomena’ data yang dianalisis. Statistika ini tidak membuat atau menarik kesimpulan tentang populasi atau kelompok yang lebih besar. Statistik deskriptif dalam SPSS dibagi menjadi 7 submenu utama yaitu : Frequencies, Descriptive, Explore, Crosstabs, Ratio, P-P Plots, dan Q-Q Plots . Pada prinsipnya semua fungsi deskriptif statistik dapat diakses oleh ketujuh submenu diatas. Tetapi yang biasa digunakan hanya 4 submenu. Frequencies menyediakan fungsi untuk penyajian data sederhana misalnya tendensi sentral (mean, median, modus, persentik, kuartil) dispersi, dan distribusi. Jenis grafik yang disertakan dalam frequencies yaitu bar (batang), pie (venn), dan histogram. Prosedur Descriptives memberikan tampilan mengenai ringkasan statistik univariat dan mampu mengkalkulasi nilai standar (z score) dari nilai data. Submenu Explore mampu memberikan gambaran yang lebih jelas tentang data misalnya: outlier (data yang menyimpang), normalitas, dll. Submenu Crosstabs digunakan untuk menyajikan deskripsi data dalam bentuk tabel silang (crosstabs). Penggunaan submenu crosstabs mengarah pada uji Non Parametrik. Pada pengolahan data statistic yang akan dikemukakan pada tugas ini adalah pengolahan data statistic deskriptif dan statistic inferensi dengan BELAJAR SPSS 16 (By Daniel)