(Tugas Mata Kuliah Keamanan Nasional) SARS DAN PENGARUHNYA TERHADAP KERJASAMA INTERNASIONAL DALAM KONSEP HUMAN SECURITY Oleh : Imam Subekti (14/370603/PMU/8179) 1. PENDAHULUAN Konsep tentang keamanan selalu berkembang dari waktu ke waktu. Setelah berakhirnya perang dingin, muncul sebuah konsep baru tentang keamanan yang dikenal sebagai "human security". Dalam konsep ini keamanan tidak lagi diartikan semata-mata sebagai keamanan nasional dari bahaya atau ancaman militer negara lain maupun keamanan dari ancaman konflik atau perang, tetapi juga keamanan pada tingkat kesejahteraan umat manusia meliputi keamanan ekonomi, keamanan pangan, keamanan kesehatan, keamanan lingkungan, keamanan pribadi, keamanan komunitas dan keamanan politik. Merebaknya wabah SARS pada tahun 2003 menjadi isu global yang menjadi perhatian dunia internasional terkait dengan masalah health security sebagai bagian dari human security. Wabah SARS telah menimbulkan ancaman kesehatan yang serius tidak hanya bagi individu, tetapi juga menjadi ancaman bagi negara bahkan dunia internasional. Bahkan ancaman yang ditimbulkan oleh wabah SARS tidak hanya terbatas di bidang kesehatan saja, tetapi juga ancaman di bidang ekonomi, politik dan keamanan. Luasnya dampak yang ditimbulkan oleh wabah SARS tersebut mendorong adanya kerjasama internasional untuk mengendalikan penyebaran penyakit tersebut. Kerjasama internasional dilakukan tidak hanya dalam usaha mengobati korban dari wabah penyakit yang masih misterius saat itu, tetapi juga usaha untuk mencegah penyebaran wabah SARS yang merupakan penyakit menular tersebut di berbagai negara. Tulisan ini akan membahas tentang pengaruh merebaknya wabah penyakit SARS terhadap kerjasama internasional dalam konsep human security. 2. ANALISA DAN PEMBAHASAN Konsep human security diperkenalkan oleh United Nations Development Program (UNDP) dalam Human Development Report tahun 1994. Konsep ini dianggap sebagai tonggak keamanan manusia yang menjamin "freedom from want" dan "freedom from fear". Menurut UNDP, human security memiliki dua aspek. Pertama, keamanan dari ancaman kronis seperti kelaparan, penyakit dan represi. Kedua, keamanan manusia dari 1