STRATEGI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN DALAM MENGHADAPI VANDALISME (Studi Kasus Mengenai Strategi Manajemen Perpustakaan dalam Menghadapi Vandalisme oleh Pengguna di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara) Eka Evriza, S.Sos Program Pascasarjana Magister Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Email : eka.evriza22@gmail.com ABSTRAK Manusia merupakan penyebab utama kerusakan fisik pada koleksi perpustakaan. Kerusakan pada koleksi perpustakaan yang disebabkan oleh manusia disebut vandalisme. Bentuk kerusakan koleksi yang tergolong vandalisme meliputi coret-coretan, menambah tulisan atau garis, memberi tanda dengan spidol atau pena warna, melipat halaman buku yang diinginkan, merobek, mengoyak halaman buku, menggunting gambar, mengambil atau menghilangkan beberapa bagian atau seluruh bagian buku, mematahkan punggung buku ketika membacanya, menggunakan buku sebagai pelindung saat hujan yang mengakibatkan buku menjadi basah, dan berbagai bentuk pengrusakan lainnya yang menyebabkan buku itu rusak serta pencurian terhadap koleksi perpustakaan. Oleh karena itu, perpustakaan membutuhkan strategi-strategi tertentu untuk mengatasi permasalahan vandalisme di perpustakaan dari aspek sumber daya manusia (SDM), anggaran, sarana prasarana dan layanan perpustakaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi manajemen perpustakaan dalam menghadapi vandalisme dilihat dari aspek sumber daya manusia (SDM), anggaran, sarana prasarana dan layanan perpustakaan. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara (USU) dengan jumlah informan sebanyak 12 orang. Informan dalam penelitian ini adalah para pegawai termasuk pustakawan di Perpustakaan USU. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melakukan wawancara dengan pihak informan Perpustakaan USU, melakukan observasi terhadap objek yang diamati dan studi pustaka. Hasil penelitian ini bahwa dari aspek SDM, Perpustakaan USU menempatkan sejumlah pegawai dan petugas keamanan (satpam) di beberapa titik gedung perpustakaan yang rawan terjadi vandalisme. Dari aspek anggaran, Perpustakaan USU mengalokasikan sejumlah anggaran untuk perawatan dan perbaikan koleksi yang rusak. Kemudian aspek sarana prasarana, Perpustakaan USU merancang penempatan sarana prasarana sesuai desain gedung yang unik sehingga menciptakaan tata ruang yang nyaman dan aman bagi pengguna dan juga dilengkapi dengan sistem pengamanan untuk koleksi perpustakaan yang meliputi penggunaan pita magnetic, CCTV, cermin dan magnet detector. Sementara itu, dilihat dari aspek layanan, strategi yang dilakukan Perpustakaan USU adalah menyediakan berbagai jenis layanan untuk mendukung pemanfaatan koleksi perpustakaan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhannya, meliputi layanan koleksi standar, layanan sirkulasi, layanan koleksi pinjam singkat (KPS), layanan perawatan koleksi dan layanan bimbingan pengguna. Kata kunci : Strategi Perpustakaan, Manajemen Perpustakaan, Vandalisme