1 PKM-P Universitas Pendidikan Ganesha Tahun 2015 PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UPAYA PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN SIKAP ILMIAH SISWA (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA) I Putu Widiarta, I Gede Dana Santika, IA Sandra Kartika Putri, I Nengah Edi Budiarta, Ni Komang Sri Pustika Dewi Pembimbing: Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si Jurusan Pendidikan Fisika, FMIPA, UNDIKSHA, 17 Mei 2015 Email: mola.mola.manta@gmail.com ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya guru dalam mengembangkan kreativitas dan skiap ilmiah siswa melalui penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini dilaksanakan selama lima bulan pada semester genap Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus. Subjek penelitian ini adalah dua orang guru fisika yang mengajar di kelas XI MIA SMAN 1 Singaraja, yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara periodik selama dan setelah pengumpulan data melalui tiga tahapan, yaitu (1) reduksi data, (2) paparan data, serta (3) penarikan simpulan dan verifikasi. Keabsahan data ditentukan melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fisika di SMA Negeri 1 Singaraja telah berbasis pendekatan saintifik. Kegiatan menanya tidak terlaksana secara maksimal. Pertanyaan siswa bersifat prosedural, tidak hipotetik pada pengungkapan suatu konsep fisis. Akibatnya, implementasi kegiatan 5M dalam pendekatan saintifik seolah-olah terpisah. Hal ini disebabkan karena guru tidak memberikan apersepsi yang mampu menumbuhkan rasa ingin tahu siswa, disamping karakteristik siswa yang kurang skeptis. Namun demikian, secara teori, kegiatan pembelajaran 5M yang dilakukan guru fisika SMA Negeri 1 Singaraja sebagian besar dinilai telah mampu meningkatkan kreativitas dan sikap ilmiah siswa. Kata kunci: pendekatan saintifik, pembelajaran fisika, kreativitas, sikap ilmiah PENDAHULUAN Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas adalah SDM yang memiliki kesetimbangan hardskill dan softskill yang tinggi. Kreativitas merupakan salah satu komponen hardskill SDM yang dinilai penting di era globalisasi ini. Kreativitas didefinisikan sebagai kemampuan untuk menemukan berbagai variasi solusi baru terhadap suatu permasalahan (Kumari, Pujar, & Naganur, 2014). Bagceci dan Ozyurt (2014) mengungkapkan bahwa dalam rangka menghadapi perubahan aspek kehidupan yang berlangsung sangat cepat di era globalisasi ini, masyarakat harus mampu berpikir kreatif, mampu bertindak dengan cepat dan tepat, mampu menyelesaikan permasalahan dengan efektif, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Sehubungan dengan ini, berbagai sumber mengungkapkan bahwa pengembangan kreativitas siswa dalam dunia pendidikan dewasa ini menjadi hal yang krusial. Dalam rangka mengembangkan SDM yang berkualitas, hardskill yang tinggi saja belum cukup untuk menghadapi perubahan aspek kehidupan yang berlangsung cepat di era globalisasi ini. Diperlukan keterampilan lunak yang disebut softskill. Sebuah penelitian di Universitas Harvard mengungkapkan bahwa kesuksesan seseorang dalam bidang apapun, tidak semata-mata hanya dipengaruhi oleh kemampuan intelektualnya (hardskill) saja, namun juga dipengaruhi oleh kemampuannya