HUMOR IN “BUKAN EMPAT MATA” TALK SHOW Saidna Zulfiqar Bin Tahir Universitas Iqra Buru, Ambon To Cite The Article: Bin Tahir, S.Z. Humor in “Bukan Empat Mata” Talk Show. Jurnal JUPITER Universitas Hasanuddin Makassar. Vol IX No. 4. 2011, pp. 68-74. Abstrak: Humor merupakan salah satu alat yang sangat penting untuk mencapai tujuan tertentu. Humor pada awalnya adalah jenis perilaku bahasa dan akan berbeda antara individu dan individu maupun antara budaya yang satu dengan yang lainnya. Namun ada suatu perbedaan yang tampaknya berlaku universal yang berkaitan dengan bagaimana efek dari humor itu dicapai, terutama dalam sebuah acara Talk show di TV. Freud (1905) membedakan antara humor verbal dan nonverbal/konseptual. Data dalam penelitian ini terdiri dari tiga rekaman video acara talk show ‘Bukan Empat Mata’ yang dirilis oleh Trans7 TV dan disiarkan pada setiap hari Minggu. Penelitian ini adalah penelitian analisa wacana dengan pendekatan analisa transkrip terhadap dialog dalam data. Penelitian ini lebih memfokuskan pada bagian-bagian linguistic dalam verbal humor. Kemudian pada tingkat wacana akan menggunakan analisa wacana terhadap latar belakang budaya dan esensial humor dalam acara talk show ‘Bukan Empat Mata’ Kata kunci: Humor, linguistic, Bukan Empat Mata, talk show. INTRODUCTION Humor is an important tool to achieve certain purposes. Humor is at first a type of language behavior. Attardo defines humor by two criteria (Attardo: 2003). The first one is whether the event elicits laughter or smiling. The second one is whether it was produced with the intention of eliciting laughter or smiling. Martin and Lefcourt (1984) said that humor is “the frequency with which the individual smiles, laughs, and otherwise displays amusement in a variety of situations” (p. 147), but later (Lefcourt & Martin, 1986) said that laughter and humor are not the same thing. Anthropologist Robert R. Provine has spent years studying laughter and believes that laughter is not always connected to humor; rather, laughter is more often used as a mechanism for moving conversation (Provine, 1996). The question still remains whether humor is a learned behavior or a natural characteristic of all people.