Vokasi Volume 8, Nomor 3, Oktober 2012 ISSN 1693 – 9085 hal 151 - 164 Pembangkit Listrik dengan Potensi Sumber Energi Setempat sebagai Wujud Pemerataan Energi Listrik di Desa Tertinggal dan Terpencil (Studi Kasus di Desa Munggu Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak) WIDODO PS Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Pontianak Alamat korespondensi: e-mail, azka.avilla@gmail.com, hp: +6281649061569 / +6285386796161 Abstrak: Kebutuhan energi listrik masyarakat yang meningkat, menjadi sulit untuk dipenuhi akibat dari kelangkaan ketersediaan dan tingginya harga bahan bakar minyak, sehingga menyebabkan beberapa propinsi di Indonesia mengalami kekurangan pasokan listrik. Kalimantan Barat termasuk propinsi yang masih kekurangan energi listrik khususnya di daerah pedesaan. Salah satu alternatif pemecahan masalah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kekurangan listrik di daerah pedesaan Kalimantan Barat adalah dengan memanfaatkan tenaga air sebagai sumber penghasil energi listrik, apalagi dengan potensi sungai dan curah hujan yang cukup tinggi di daerah ini. Desa Munggu Kecamatan Ngabang adalah salah satu desa yang memiliki potensi air yang belum dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sebuah PLTMH yang layak secara teknis dengan memanfaatkan aliran Riam Panjang di Desa Munggu Kecamatan Ngabang. Dari hasil penelitian didapat daya yang dibutuhkan masyarakat desa sebesar 22,7 kW dan daya yang mampu dibangkitkan PLTMH adalah 27,95 kW. Kata Kunci: potensi air, energi alternatif, Mikro Hidro Abstract: Increasing Electrical energy needs of the community, it becomes difficult to be fullfill as a result of the scarcity of availability and high price of fuel oil, thus causing several provinces in Indonesia experiencing power shortage. One of them is West borneo, that still lack electricity, especially in rural areas. The alternative to solving this problems is to utilize the water potential as a source to produce electrical energy especially with river potential and fairly high rainfall in this area. Desa Munggu at Ngabang District is one of the villages which have untapped potential of water. This research aims to design an micro hydro power that technically feasible by utilizing a cascade flow length in the Desa Munggu at Ngabang District. From the results obtained that resources for rural communities is 22,7 kW and power that can be raised by micro hydro power is 27,95 kW. Keywords: water potential, alternative energy, Micro Hydro Potensi sumber energi setempat yang baru dapat direalisasikan menjadi pembangkit listrik antara lain: energi surya, angin, dan mikrohidro. EBT (energi baru dan terbarukan), terutama yang merupakan potensi lokal, perlu untuk dikaji dan dimanfaatkan sebagai sumber energi primer untuk pembangkitan energi listrik. Penggunaan EBT potensi lokal akan menjamin ketersediaan energi tersebut untuk pembangkitan energi listrik karena selain merupakan potensi lokal, penggunaan EBT juga berarti mengurangi ketergantungan pada BBM. Sebagai sumber energi terbarukan sekaligus sumber energi yang ramah lingkungan, teknologi mikrohidro telah dapat