EKOHIDROLOGI DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM Oleh: Elok Budiningsih * Erwin Kusumah Nanjaya * Adnan Hakim * Abdul Samad * Sarif Robo ** *Departemen Manajemen Hutan, Ilmu Pengelolaan Hutan IPB **Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Pengelolaan DAS IPB ABSTRAK Untuk dapat memahami Sumberdaya Alam (SDA) sebagai sebuah ekosistem terlebih dahulu kita menilik bahwa SDA alam ini terdiri dari banyak hal yang mana ada yang disebut sebagai sumberdaya alam yang dapat pulih dan tidak dapat pulih, selain itu juga ada yang dapat diperbaharui dan ada yang tidak dapat diperbaharui, sehingga dalam memahami SDA alam maka kita akan memahami jenis dari SDA tersebut. Dalam SDA kita pasti tahu ada yang di sebut sebagai ekosistem yang mana ekosistem merupakan kumpulan dari beberapa populasi yang berinteraksi dengan alam. Sumberdaya alam sendiri terdiri dari banyak hal, Air adalah salah satu sumberdaya alam Ekohidrologi sebagai suatu disiplin ilmu interdisiplin maka perlu ada keterkaitan antara satu bidang ilmu dengan ilmu lainnya, dimana keterkaitan itu adalah bagaimana kita dapat mengaitkan siklus hidrologi dengan ekosistem teresterial. Pada ekosistem teresterial kita akan melihat bagaimana pengaruhnya dengan vegetasi hutan. PENDAHULUAN Akhir-akhir ini kondisi air makin memprihatinkan karena dampak pada penurunan ekosistem global. Ini ditandai hilangnya keanekaragaman hayati secara signifikan. Kondisi ini menunjukkan pendekatan konvensional pengelolaan sumber daya air yang bertujuan mencari solusi tidak eksklusif memfokuskan pada persoalan teknis, melainkan penyelesaian permasalahan secara luas melalui kebijakan sumber daya air yang berkelanjutan. Ekohidrologi merupakan ilmu integratif dengan paradigma baru yang berupaya mencari solusi permasalahan seputar air, manusia dan lingkungan sekitarnya, konsep dasar ekohidrologi adalah pendekatan pengelolaan sumber daya air dan biodiversitas dalam satu kesatuan. Sumber daya air seperti danau dan sungai sebagian besar telah rusak dan tercemar. Eksploitasi manusia, limbah rumah tangga dan keberadaan industri menjadi penyebabnya. Ekohidrologi merupakan solusi pemecahan persoalan krisis sumber daya air yang menghantui negeri ini. Ekohidrologi melihat ekosistem sekitarnya secara menyeluruh untuk penyediaan air. Ilmu ini tergolong dalam ekoteknologi, yakni penggabungan antara pengetahuan lingkungan dan teknologi. Salah satu penerapan ekohidrologi yang dilakukan, pemanfaatan tumbuhan atau vegetasi mengatasi lingkungan. Air waduk yang tercemar dibersihkan lewat pemanfaatan tanaman seperti rumput atau enceng gondok yang ditanam di