Jurnal Akuntansi ISSN 2302-0164 Pascasarjana Universitas Syiah Kuala 12 Pages pp. 64- 75 Volume 2, No. 1, November 2012 - 64 PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN KINERJA KEUANGAN EARLY WARNING SYSTEM TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN ASURANSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA) Faisal Fauzan 1 , Nadirsyah 2 ,Muhammad Arfan 2 1) Magister Akuntansi Pascasarjana Universyitas Syiah Kuala Banda Aceh 2) Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala Abstract: The purpose of this study were (1) To examine the effect of managerial ownership, institutional ownership, Financial Early Warning System with Ratio Expense Claims, liquidity ratio, Agent's Balance to surplus ratio and the ratio of growth premium to the value of the company, either jointly or partially. This study used 11 insurance companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) year period from 2006 to 2010 with a total of 55 observations. The research method was census and hypothesis testing is done using multiple linear regression. Firm value measured by Tobin's Q, Managerial Ownership is measured based on the presence or absence of management ownership in the company (Dummy variable) and institutional ownership measured by the percentage of institutional ownership of the shares of the company. Financial performance is measured by ratios approach Early Warning System. The results show that institutional Ownership, Managerial Ownership, financial performance with Early Warning System approach to claims expense ratio, liquidity ratio, agent's balance to surplus and premium growth rate effect on firm value. Keywords : Firm Value, Ownership Structure, and Early Warning System Financial Performance Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, Kinerja Keuangan Early Warning System dengan Rasio Beban Klaim, Rasio Likuiditas, Rasio Agent’s Balance to Surplus dan Rasio Pertumbuhan Premi terhadap nilai perusahaan, baik secara bersama-sama maupun secara parsial. Penelitian ini menggunakan 11 perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2006 – 2010 dengan total 55 pengamatan. Metode penelitian adalah sensus dan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda. Nilai perusahaan diukur dengan Tobin’s Q, Kepemilikan Managerial diukur berdasar ada tidaknya kepemilikan manajemen dalam perusahaan (Dummy variable) dan kepemilikan institusional diukur berdasar prosentase kepemilikan institusi terhadap saham perusahaan. Kinerja keuangan diukur dengan pendekatan rasio-rasio Early Warning System. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemilikan institusional, Kepemilikan manajerial, kinerja keuangan dengan pendekatan Early Warning System dengan rasio beban klaim, rasio likuiditas, rasio agent’s balance to surplus dan rasio pertumbuhan premi berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kata Kunci: Nilai Perusahaan, Struktur Kepemilikan dan kinerja keuangan Early Warning System PENDAHULUAN Nilai perusahaan akan tercermin dari harga pasar sahamnya (Fama, 1978). Jensen (2001) menjelaskan bahwa untuk memaksimumkan nilai perusahaan tidak hanya nilai ekuitas saja yang harus diperhatikan, tetapi juga semua klaim keuangan seperti hutang, warran maupun saham preferen. Penyatuan kepentingan pemegang saham, debtholders, dan manajemen yang merupakan pihak-pihak yang mempunyai kepentingan terhadap