Kamu sering menghayalkan, kan? Juga pasti sering mengandai-andai, iya kan? Nah menghayal atau mengandai-andai itu dikatakan sebagai conditionalsentence. Dalam bahsa inggris conditional sentence dibagi menjadi 3 macam:future possible condition (keadaan yang mungkin bisa terjadi di masa mendatang), present unreal condition (keadaan yang tidak mungkin /tidak nyata sekarang ini), dan past unreal condition (keadaan yang tidak riil/ tidak nyata di masa lampau). Ke tiga macam di atas bisanya disebut type 1, type 2, dan type 3. Untuk type 1biasa juga dipanggil kalimat bersyarat. Contoh: jika tidak hujan, saya akan pergi main futsal sore nanti . Nah dalam contoh kalimat pengandaian (conditional sentence) ini ada syaratnya. Syaratnya yaitu jika tidak hujan. Sementara untuk type 1 dan type 2 itu dikatakan sebagai kalimat pengandaian yang tidak sesuai kenyataan atau tidak sesuai dengan fakta, bahasa sehari-harinya disebut menghayal. Contoh: Jika saja saya punya sayap. (faktanya: saya tidak punya sayap). Saya berharap kamu sekarang berada di sampingku. (kenyataanya: kamu tidak berada di sampingku sekarang). Jika saja saya punya uang cukup, saya pasti sudah membeli mobil itu. (faktanya: saya tidak mempunyai uang yang cukup, dan saya tidak tidak/belum membeli mobil itu). Nah contoh di atas termasuk dalam type 2 dan type 3. Terus perbedaannya apa donk? Mau tahu? Penasaran ya? ^_^ kalau penasaran artinya bagus hehehehe.... Ntar ya dijelasin di bawah. Sabar ya1 ^_^. Keep smiling . Sekarang kita menjelaskan ke tiga type di atas one by one. 1. Conditional Sentence Type 1 Rumus: IF + S + VERB (PRESENT) , S + VERB (PRESENT) Atau IF + S + VERB (PRESENT) , S + WILL + VERB Contoh: a. If I don’t eat breakfast, I always get hungry during class. b. If I have the money tomorrow, we can go for movies. c. If I have time, I will go. d. If I have a job, I will marry her. e. If anyone calls, please take a message. f. If anyone should call, please take a message. g. Provided you won’t call on me to sing, I will come. h. Providing you won’t call on me to sing, I will come. i. In case Tome comes, we will buy some more food. Pada contoh kalimat (e) dan (f), ke duanya mempunyai makna yang tidak jauh berbeda. Bedanya kalimat yang ditambahkan kata should (f) maknanya kurang yakin dibanding pada kalimat (e). Untuk kata provided, providing, dan kata in case mempunyai fungsi yang sama dengan kata if. Bedanya yaitu dari segi makna. If: jika; provided/providing: asal saja/asalkan: mungkin Tome akan datang. Note: jika kata if berada di tengah kalimat maka tidak ada koma di antara ke duanya. Contoh: If I see him, I will give him a peace of my mind. (pakai koma) I will give him a peace of my mind if I see him. (tanpa koma)