Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan 2011 (Semantik 2011) ISBN 979-26-0255-0 ANTESEDEN DAN KONSEKUEN SIKAP NASABAH DALAM MENGGUNAKAN INTERNET BANKING DENGAN MENGGUNAKAN KERANGKA TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) (SURVEY PADA PENGGUNA KlikBCA) Feronica Mayasari 1 , Elisabeth Penti Kurniawati 2 , Paskah Ika Nugroho 3 1 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga E-mail : feronica_m@yahoo.com 2 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga E-mail : bet@staff.uksw.edu 3 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga E-mail : paskah@staff.uksw.edu ABSTRAK Dunia saat ini telah memasuki era globalisasi yang menuntut segala informasi dapat diakses secara cepat, praktis dan instan. Industri perbankan menawarkan internet banking sebagai solusi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan persepsi manfaat (perceived usefulness) terhadap sikap (attitude) dan intensi perilaku (behavior intention) nasabah dalam menggunakan internet banking. Sampel penelitian diambil menggunakan metode purposive sampling. Responden adalah para pengguna internet banking BCA (KlikBCA) sebanyak 127 nasabah. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana serta regresi linear berganda. Penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik dilanjutkan dengan pengujian hipotesis. Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap persepsi manfaat dan sikap nasabah dalam menggunakan internet banking. Intensi perilaku dalam menggunakan internet banking merupakan konsekuen dari sikap nasabah. Persepsi manfaat dalam penelitian ini tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap dan intensi perilaku nasabah dalam menggunakan internet banking. Dengan demikian persepsi kemudahan penggunaan merupakan variabel anteseden sikap nasabah dalam menggunakan internet banking. Sedangkan persepsi manfaat bukan merupakan variabel anteseden sikap nasabah dalam menggunakan internet banking. Kata kunci: Internet Banking, Technology Acceptance Model 1. PENDAHULUAN Dunia saat ini telah memasuki era globalisasi yang menuntut segala informasi dapat diakses secara cepat, praktis dan instan. Internet saat ini merupakan salah satu jalan untuk memudahkan seseorang mengakses informasi dengan sangat cepat. Jumlah pelanggan dan pemakai internet yang selalu menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, menjadi faktor pendorong penggunaan internet banking di Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia, nasabah yang bertransaksi melalui internet banking pada 2009 mencapai 2,5 juta, ini jauh lebih besar dari nasabah 2008 yang hanya mengoleksi 1,5 juta nasabah [1]. Dalam dunia bisnis, era globalisasi memicu e-business berkembang dengan pesat. The emergence of e- business requires management accounting systems to provide information that enables managers to deal with this new environment [2]. E-business adalah seluruh penggunaan teknologi informasi canggih, terutama untuk pembuatan jaringan dan teknologi komunikasi, untuk meningkatkan cara organisasi melaksanakan semua proses bisnisnya [3]. E-business dalam industri perbankan diadopsi melalui layanan internet banking. Internet banking adalah salah satu pelayanan jasa bank yang memungkinkan nasabah untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi dan melakukan transaksi perbankkan melalui jaringan internet [4]. Internet banking memberikan keuntungan bagi nasabah maupun bank. Bagi nasabah, internet banking menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam melakukan transaksi perbankan di manapun nasabah berada dan kapanpun nasabah ingin bertransaksi. Internet banking menghilangkan batas ruang dan waktu. Selain