Sistem Pengelompokan dan Pencarian Tugas Akhir Menggunakan Algoritma K - Means Serta Vector Space Model Fathorazi Nur Fajri 1 1 1 Fakultas Teknik,Sekolah Tinggi Teknologi Nurul Jadid, Paiton 67291 E-mail : r4si.b1nt4ng@gmail.com ABSTRAK Tugas Akhir merupakan tahap akhir yang harus dilakukan oleh setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan masa studinya di kampus. Setiap tahun banyak mahasiswa yang mengajukan judul tugas akhir mereka. . Akan tetapi tidak sedikit dari mahasiswa yang melakukan tindakan jalan pintas yaitu dengan cara plagiat untuk menuntaskan tugas akhir mereka. Oleh karena itu dibutuhkannya sebuah solusi untuk dapat mendeteksi adanya tindak plagiasi dalam proses pengajuan tugas akhir. Untuk mengatasi masalah tersebut penelitian ini dilakukan proses text mining menggunakan sistem klasifikasi dan pencarian tugas akhir dengan menggunakan metode K Means dan Vector Space Model. Tahapan untuk proses text mining adalah text processing dengan parsing, text transformation dengan stemming dan stopword removal, feature selection dan pattern discovery. Kata kunci : Tugas Akhir, K- Means, Vector Space Model 1. PENDAHULUAN Tugas akhir merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan studi di kampus. Oleh karena itu mahasiswa harus mengerjakan tugas akhir meraka agar dapat secepatnya menyelesaikan studi mereka. Akan tetapi hal yang sering ditemui adalah terdapat mahasiswa yang menyalin tugas mahasiswa yang lain dan mengklaim sebagai miliknya atau dapat dikatakan sebagai plagiarisme. Menurut Cosma dan Joy (2008), plagiarisme sering dinyatakan menyalin pekerjaan orang lain dan lalai untuk memberikan pengakuan dari sumber (pencetus bahan yang ditiru). Sebuah penelitian yang dilakukan oleh McCabe (2005) dikemukakan bahwa 70% siswa mengakui melakukan plagiarisme dimana setengahnya merasa bersalah melakukan kecurangan pada tugas Akhir, 40% siswa mengaku menggunakan metode “cut -paste” saat menyelesaikan tugas akhir mereka. Menurut Larkham dan Manns (2002) serta Myers (1999), jika ditinjau dari konteks akademik maka plagiarisme merupakan pelanggaran akademik dan bukan merupakan pelanggaran hukum. Oleh karena itu menurut Cosma dan Joy (2008), plagiarisme dapat dianggap berbeda di setiap lembaga. Setiap lembaga kampus menganggap plagiarisme sebagai kegiatan kecurangan atau tindak kesalahan akademik, akan tetapi peraturan untuk mengatasi plagiarisme sangat bermacam, dan hukuman yang diberika pada plagiarisme tergantung pada beberapa faktor, tergantung beratnya. Sanksi yang dapat didapat bervariasi antar lembaga dan termasuk pemberian nilai 0 (nol) untuk tugas akhir yang sama atau menjiplak, menyalin kembali tugas akhir, dan dalam tindakan tertentu hukuman dapat berupa pengeluaran dari universitas. 2. Rumusan Masalah Permasalahan yang biasanya dirasakan dalam proses pemilihan tugas akhir karena proses seleksi judul tugas akhir dilakukan dengan squential atau dilakukan dengan pemeriksaan. Sehingga memungkinkan adanya judul tugas akhir yang sama. Akibat kurang telitinya proses squential ini.