56 JURNAL AL – IRSYAD Vol. IV, No. 1, Januari – Juni 2014 KATA DAN PILIHAN KATA Oleh: TRI INDAH KUSUMAWATI Dosen Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara e-mail: trie.indah@gmail.com Abstract: To communicate well, we need a word choice. Every word we choose to have a different meaning depending on the situation. Including the meaning of denotation and connotation meaning and context of linguistic and nanlinguistis. All these aspects affect us in communicating. Key Words : Denotatif, Konotatif, Konteks Linguistis, Konteks Non-Linguistis. PENDAHULUAN Tidak ada suatu batasan mengenai kata yang sahih bagi semua bahasa di dunia. Dalam mendeskripsi bahasa di dunia diperlukan sebuah unit yang disebut kata, namun pengertian kata dibatasi secara fonologis, sedangkan bagi bahasa yang lain dibatasi secara morfologis. Kata merupakan suatu unit dalam bahasa yang memiliki stabilitas intern dan mobilitas posisional, yang berarti ia memiliki komposisi tertentu (entah fonologis entah morfologis) dan secara relatif memiliki distribusi yang bebas. (Gorys Keraf 2001). Distribusi yang bebas misalnya dapat dilihat dalam kalimat: Saya memukul anjing itu; anjing itu kupukul; kupukul anjing itu. Dalam kegiatan komunikasi, kata kata dijalin-satukan dalam suatu konstruksi yang lebih lebih besar berdasarkan kaidah-kaidah sintaksis yang ada dalam suatu bahasa. Yang paling penting dari rangkaian kata-kata tadi adalah pengertian yang tersirat di balik kata yang dipergunakan itu. Setiap anggota masyarakat yang terlibat dalam kegiatan komunikasi, selalu berusaha agar orang- orang lain dapat memahaminya dan disamping itu ia harus bisa memahami orang lain. Dengan cara ini terjalinlah komunikasi dua arah yang baik dan harmonis.