DAMPAK VARIABEL USABILITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA WEBSITE E-COMMERCE B2C Rendra Gustriansyah 1 , Yudi Kurniawan 2 , Fery Antony 3 , Rian Rahmanda Putra 4 , Arief Ramadhan 5 , Dana Indra Sensuse 6 1,2,3,4 Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indo Global Mandiri 5,6 Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia 1 rendra_g@yahoo.com, 2 arief.ramadhan@ui.ac.id, 3 dana@cs.ui.ac.id Abstrak Studi ini meneliti dampak usability pada website vendor layanan e-commerce. Pengukuran variabel usability melibatkan variabel trust, reputation, perceived fun, product involvement, user satisfaction, dan intention to buy sebagai kriteria. Hasil perhitungan dengan SEM-PLS menunjukan bahwa variabel usability secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi variabel user satisfaction melalui variabel trust dan perceived fun. Variabel user satisfaction berpengaruh positif terhadap variabel intention to buy dan sebagian dimediasi oleh hubungan antara variabel usability dan intention to buy. Demikian juga, variabel usability secara langsung dan tidak langsung berpengaruh positif terhadap variabel intention to buy. Terakhir, variabel intention to buy memberikan prediksi keputusan untuk membeli yang sangat baik. Kata kunci : e-commerce, usability, intention to buy, user satisfaction. 1. Pendahuluan E-commerce didefinisikan sebagai suatu proses membeli atau menjual produk atau layanan melalui internet atau sarana lainnya antara perusahaan dan stakeholder eksternal [4]. Perusahaan yang menjual produk secara online kepada stakeholder eksternal/konsumen yang merupakan pengguna akhir produk atau jasa mereka dikenal dengan istilah e-commerce B2C (Business- to-Consumer). E-commerce B2C yang menerapkan pemasaran, distribusi produk dan layanan konsumen melalui Internet memberikan keuntungan bagi retail dan konsumen. Konsumen dapat berbelanja kapan saja tanpa harus mengunjungi toko tersebut, lalu barang akan dikirim ke rumah konsumen. Studi pasar dan konsumen menunjukkan bahwa rata-rata pelanggan menghabiskan lebih dari 1.000 US dolar untuk pembelian online per tahun [13]. Salah satu faktor penting penentu kesuksesan e- commerce B2C adalah usability antar muka website yang berfungsi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan secara efektif dan efisien [19, 40, 42]. Hasil penelitian empiris menunjukkan bahwa usability berperan sangat penting dalam mengadopsi atau menolak aktivitas e-commerce [36, 42]. Beberapa akademis seperti [2], [5], dan [18] telah melakukan penelitian yang menyatukan teori perilaku konsumen tentang pemahaman penggunaan internet dengan keputusan membeli barang dan jasa. Penelitian ini menganalisis dan mengembangkan penelitian-penelitian sebelumnya mengenai faktor- faktor yang mempengaruhi proses keputusan pembelian online dalam e-commerce. Merujuk penelitian-penelitian tersebut, studi ini akan meneliti dampak usability pada website vendor layanan e-commerce, dengan cara mengembangkan suatu model hipotesis yang menggunakan variabel- variabel: usability, trust, perceived fun, reputation, product involvement, dan sejumlah karakteristik pengguna untuk membuat prediksi yang lebih valid mengenai intention to buy (keputusan pembelian). 2. Model Penelitian dan Hipotesis Model hipotesis penelitian yang diusulkan ditunjukan pada Gambar 1. 2.1 Usability (Kegunaan) Usability adalah istilah yang memiliki banyak definisi [37]. Menurut [19], usability dari produk perangkat lunak didefinisikan sebagai suatu ukuran efektivitas, efisiensi, dan kepuasan dimana pengguna tertentu dapat mencapai tujuan tertentu dalam lingkungan tertentu. 47