Teori relativitas khusus Pada tahun 1887 Michelson dan Morley mengadakan percobaan-percobaan yang sangat cermat, hasilnya sangat mengejutkan, karena adanya eter dak dapat dibukkan dengan percobaan. Hasil percobaan Michelson dan Morley menunjukkan; hipotesa tentang medium eter dak dapat diterima sebagai teori yang benar, sebab medium eter dak dapat dibukkan dan kecepatan cahaya adalah sama dalam segala arah, dak bergantung kepada gerak bumi. AZAS RELATIVITAS EINSTEIN Pada tahun 1905, mempubilkasikan makalah berjudul”Elektrodinamika benda bergerak” yang menyajikan teori relavitas khusus, berdasarkan dua postulat utama: Postulat Einstein 1. Prinsip relavitas (postulat pertama): Hukum-hukum fisika adalah sama untuk seap kerangka acuan, baik kerangka acuan yang diam maupun kerangka acuan yang bergerak. 2. Einstein mengusulkan bahwa kecepatan cahaya yang besarnya sama ke segala arah itu berlaku ditempat-tempat lain dalam alam semesta ini. Tegasnya kecepatan cahaya adalah sama, dak bergantung kepada gerak sumber cahaya maupun pengamatnya. Teori Einstein membawa akibat-akibat yang sangat luas dirasakan agak menyimpang dari pengalaman-pengalaman yang kita peroleh sehari-hari sebagai Efek dari Relavitas Khusus. Diantaranya adalah : 1. Kecepatan relaf 2. Dilatasi waktu (termasuk “paradok kembar” yang terkenal) 3. Konstraksi panjang ( konstraksi Lorentz) 4. Massa relavisk 5. Energi kinek relavisk 6. Energi total relavisk 7. Momentum relavisk 8. Efek Doppler relavistk 9. Simultanitas dan sinkronisasi waktu 1. Kecepatan Relaf