Manajemen Sumber Daya Manusia 94 MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH-SEKOLAH UNGGULAN ISLAM KOTA SAMARINDA M. Tahir dan Ananiah STAIN Samarinda Abstract The emergence of Islamic excellent schools in the archipelago, being a cue that there will raise ghirah moslems to increase their education quality. One of efforts made in sustaining the excellence is by press pint on the Human Resources Management (read: educators and educational). In Samarinda, the existence of the Islamic excellent schools also being a trend and idol of moslem society in general, it can be seen from the society anemo to send their children to the Islamic excellent schools. This matter becomes the early inspirations in this research, by focusing the research on the efforts and strategies in the development of excellent schools of Samarinda in the case of the Human Resources. Among the Islamic excellent schools, the research objects are SD Muhammadiyah 1 and SDIT Cordova. Kata Kunci : MSDM, Sekolah Unggulan, Islam A. PENDAHULUAN Peningkatan sumber daya manusia adalah sesuatu yang mutlak adanya. Eksistensinya merupakan sebuah keniscayaan sebagai sebuah konsekuensi untuk membekali manusia dalam merespon dinamika kehidupan di segala aspek. Upaya- upaya untuk mengarahkan sumber daya manusia agar berdaya guna, telah membuahkan beberapa konsep dan memberi kontribusi positif. Di awal perkembangannya, kita mengenal istilah manajemen personalia yang berorientasi pada bagaimana mengarahkan dan memberdayakan karyawan atau pegawai dalam organisasi. Kemudian dikembangkan pula bagaimana teknik dalam rekruitmen tenaga kerja, melakukan seleksi, mengadakan penilaian serta pengembangan dalam arti sempit yang lebih terkonsentrasi pada pencatatan kehadiran, pelaksanaan tugas-tugas rutin, membuat dan menyimpan laporan, pendataan serta menginventarisir catatan-catatan. Konsep manajemen personalia kemudian dikembangkan lagi menjadi konsep manajemen sumber daya manusia (MSDM), dan merupakan hal terbaru dalam ilmu manajemen di Indonesia. Manajemen sumber daya manusia lebih terfokus pada pimpinan dan karyawan dalam menciptakan komitmen, kinerja, kekompakan tim dan model kepemimpinan ideal dalam sebuah organisasi. Intinya adalah bahwa dalam setiap proses manajemen di lingkup apapun haruslah berpandangan futurustik serta senantiasa berpandangan “kekinian” dengan berasaskan perbaikan berkesinambungan. 1 Adapun hal-hal yang menjadi cakupan dalam manajemen 1 Manajemen SDM dalam konteks pendidikan berlandaskan pada kepuasan pelanggan sebagai sasaran utama. Pelanggan dibedakan menjadi dua, yaitu internal customer (pelanggan dalam), dan external customer (pelanggan luar). Pelanggan dalam di dunia pendidikan, antara lain :