ar si t ekt ur e- Jour nal , Vol ume 8 Nomor 1, Juni 2015 38 RUANG RITUAL YANG TERBENTUK PADA PURA LUHUR DWIJAWARSA MALANG Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari, Antariksa, Abraham M. Ridjal Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Jalan Mayjen Haryono 167, Malang 65145 Email: komangayulhs@gmail.com ABSTRAK Pura Luhur Dwijawarsa merupakan pura Khayangan Jagad yang tertua dan terbesar di Malang. Terdapat aktivitas ritual kebudayaan dan keagamaan yang dilaksanakan di Pura Luhur Dwijawarsa. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui ruang ritual yang terbentuk pada Pura Luhur Dwijawarsa. Metode yang digunakan, yaitu deskriptif kualitatif guna mendeskripsikan proses terjadinya aktivitas ritual. Hasil studi menunjukkan bahwa aktivitas ritual keagamaan lebih dominan dengan penggunaan ruang utamanya berada pada utama mandala yang dianggap ruang paling sakral. Ritual kebudayaan yang berhubungan dengan siklus kehidupan manusia lebih dominan menggunakan ruang yang non sakral sebagai ruang utama, seperti ruang nista mandala dan lapangan parkir. Hal tersebut dikarenakan faktor pelaku yang terlibat serta itensitas penggunaan ruang ritual yang berbeda-beda. Kata kunci: aktivitas, ritual, ruang ritual ABSTRACT Pura Luhur temple Khayangan Jagad Dwijawarsa is the oldest and largest in Malang. There is an activity of cultural and religious rituals held in Pura Luhur Dwijawarsa. The aim of this study is to determine the ritual chamber formed in Pura Luhur Dwijawarsa. The method used is descriptive qualitative to describe the process of ritual activity. The results showed that the activities of religious rituals are more dominant with the use of the main hall are in the main theater which is considered the most sacred space. While cultural rituals related to the human life cycle is more dominant in the non- sacred space as the main room like a mandala insult space and parking lot. That is because the factors and actors involved intensities space usage of different rituals. Keywords: activities, ritual, space ritual