JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 3, No. 2, (2014) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) C-148 Abstrak—Pulau Poteran memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakatnya, yaitu pada sektor perikanan. Namun masih terdapat beberapa kendala dalam pengembangannya tersebut, yaitu dari sarana prasarana perikanan yang kurang memadai, keterbatasan pemahaman sumber daya manusia, modal, serta kelembagaan. Oleh karena itu perlu untuk mengidentifikasi faktor yang berpengaruh dalam pengembangan sektor perikanan pada masing-masing wilayahnya, sehingga selanjutnya akan diketahui bagaimana pengembangan ekonomi lokal di wilayah penelitian sesuai dengan faktor-faktor tersebut. Berdasarkan hasil analisis korelasi didapatkan variabel yang memiliki hubungan dengan variabel dependen meliputi: self esteem, jumlah nelayan, hasil produksi, biaya operasional, aksesibilitas, keterkaitan antar sektor, tingkat pendidikan, biaya tetap, pendapatan masyarakat, peran pemerintah, ketersediaan unit pemasaran, basic needs, keterjangkauan harga, full employment, self esteem, biaya operasional, dan ketersediaan unit pengolahan. Selanjutnya dari hasil analisis regresi didapatkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengembangan sektor perikanan antara lain: pendapatan masyarakat, basic needs, self esteem, keterkaitan antar sektor, jumlah nelayan, hasil produksi, tingkat pendidikan, biaya operasional, aksesibilitas, ketersediaan unit pengolahan, dan ketersediaan unit pemasaran. Kata Kunci—pengembangan sektor perikanan, pengembangan ekonomi lokal, tipologi kawasan I. PENDAHULUAN ESISIR adalah wilayah yang merupakan tanda atau batasan wilayah daratan dengan perairan yang mana proses aktivitas bumi dan penggunaan lahan masih mempengaruhi proses dan fungsi kelautan. Indonesia merupakan negara kepulauan terluas di dunia dengan jumlah pulau sebanyak 17.504 buah dan panjang garis pantai mencapai 104.000 km. Tidak kurang dari 60% penduduk Indonesia bermukim di kawasan pesisir, sehingga di setiap wilayah pesisir Indonesia terdapat berbagai aktivitas manusia yang akan mempengaruhi eksistensi dari kawasan pesisir tersebut dan berbagai sumber daya yang terkandung di dalamnya, yang salah satunya adalah pada sektor perikanan. Pulau Poteran merupakan salah satu wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep yang memiliki potensi cukup besar di sektor perikanan. Tercatat produksi penangkapan ikan pada tahun 2012 cukup tinggi, yaitu mencapai 1.189,53 ton senilai Rp 11.895.300.000,- dengan jumlah rumah tangga yang berusaha di sektor perikanan sebanyak 1.503 KK. Disamping itu adanya kegiatan budidaya rumput laut dengan jumlah produksi yang mencapai 7.508,195 ton pada tahun 2003 mengindikasikan bahwa budidaya rumput laut mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan menyerap tenaga kerja tiap tahunnya. Namun pada kenyataannya masih terdapat beberapa kendala dalam upaya pengembangan sektor perikanan tersebut, yaitu terjadi penurunan jumlah produksi dan jumlah nelayan. Disamping itu dilihat dari sumber daya manusianya teridentifikasi sebanyak 30.175 penduduk belum tamat SD dari sebanyak 41.278 jumlah penduduk pada tahun 2011. Kondisi SDM tersebut akan berdampak buruk terhadap keseimbangan lingkungan pesisir dan akan berpengaruh terhadap hasil sumber daya yang diperoleh. Selain itu juga terjadi peningkatan jumlah keluarga pra- sejahtera dimana sebanyak hampir 62% dari total penduduknya pada tahun 2011 berada dibawah garis kemiskinan. Dan kendala lainnya yaitu dari segi ketersediaan sarana dan prasarana perikanannya juga dinilai masih kurang memadai. Oleh karena itu perlu untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengembangan sektor perikanan di wilayah penelitian, sehingga nantinya akan dapat memberikan gambaran bagaimana upaya pengembangan ekonomi lokal yang dapat dilakukan selanjutnya berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh tersebut. II. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, yang dilakukan dengan melakukan pendataan kuesioner kepada responden berdasarkan variabel-variabel hasil tinjauan pustaka untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap perkembangan sektor perikanan. Berdasarkan tinjauan pustaka dan survei tahap awal didapatkan variabel penelitian antara lain: pendapatan masyarakat, tingkat pertumbuhan lapangan kerja, basic needs (tingkat penentuan kebutuhan dasar), self esteem (tingkatan harga diri), ability to choose (tingkat kemampuan memilih kebutuhan hidup), full employment (tingkat pemenuhan jumlah angkatan kerja), keterkaitan Faktor yang Berpengaruh dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Perikanan di Pulau Poteran Dira Arumsani dan Adjie Pamungkas Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail: adjie.difi@gmail.com P